The Birth
Tumbuh dan berkembang di Pulau Bangka. Menghabiskan masa kecilnya di sana sampai dengan SMA.
Play, Learn and Grow
Bermain, belajar dan tumbuh di pulau Bangka, salah satu pulau terindah. Bermain untuk kesenangan, belajar menghadapi hidup dan tumbuh bersama orang lain.
Life for Something
Hari demi hari-senang,sedih,tawa jadi bagian dari hidup. Tantangan?Apa seninya hidup tanpa tantangan?
To be Somebody
To be somebody or nobody. Life for something or nothing. Work hard, Play hard, Die hard to achieve dreams.
Rest in Peace
Life for nothing or die for something. When the time coming, He will gone but never forgotten.
Gone Man
Berkaitan sama idup lu , selama ini gw sering kali berpikir *iya.. gw mikir* apakah cuma gw doang makhluk hidup spesies manusia yang memikirkan ini. Gw bertanya-tanya tidak adakah yang berpikiran sama dengan gw ? sepertinya tidak.. disitulah kadang saya merasa gila...
Gk pernahkah paling tidak terlintas di pikiran kalian bahwa kalian sangat merasa sudah menyerah dengan semua lingkungan kalian atau apalah itu perasaannya. Yang gw bilang semua di sini berarti benar2 semuanya. Ntah itu teman, keluarga, lingkungan kerja kalian dan semuanya.
Gk adakah keinginan kalian untuk meninggalkan keluarga kalian, teman-teman kalian .. pergi ntah kemana tanpa ada yang tahu kemana kalian akan tinggal. Kalian lupakan semua masa lalu kalian dan cerita lama kalian. Pahit dan manis semuanya ditinggal dan kalian membuka lembaran baru. Tinggal di tempat baru yang tidak ada satupun yang mengenali kalian. Memulai semuanya dari nol lagi.
Yah, kalau di film-film hollywood, macam kriminal yang menghilang setelah berbuat kejahatan besar, membuat identitas baru dan bebas!!!..
Gk adakah??? Mungkin benar, sepertinya memang cuma gw. Jadi, cuma gw doang yang gila
di dunia ini??? ckckckkc.. eittt... based on true story.. coba tonton
into the wild.
Apakah hidup kalian sebegitu sempurnanya untuk ditinggalkan atau tidak membosankan. Atau.. oke apakah sebegitu kuatnya kalian dengan segala hal-hal yang kalian lakukan selama ini???
Kalian mau bilang kalau inilah hidupku, aku punya keluarga yang kucintai dan mencintai, pekerjaanku bagus, keuanganku lumayan, saudara2ku semuanya bahagia, hidupku tidak membosankan... atau gw harus mendengarkan kalian bicara... namanya hidup ada suka dan duka, tantangan, masalah... kita bisa belajar dari kesalahan, menjadi lebih baik.. bla-bla..bla...
Oke..oke... fine... I know that...
But, just a little??? No???
Damn, I think just me and the man in that movie whose think about that...
Project Tangguh
Dimulai sekitar setahun yang lalu, waktu itu gw masih beberapa bulan join di perusahaan yang baru. Alkisah, ada project baru dan gw diikutsertakan dalam project itu sebagai salah seorang member. Terus terang sama sekali tak ada masalah buat gw di posisi apapun, lagipula gw juga belum kenal betul adat istiadat perusahaan ini dikarenakan setelah beberapa bulan join di perusahaan inipun gw jarang sekali berada di kantor, otomatis gw juga gk tau 'tabiat' perusahaan ini. Yahh.. itung2 perkenalan dulu.
Semula tak ada keanehan sama sekali, semua terlihat biasa walaupun tidak wah. Tetapi selang beberapa waktu barulah ketahuan ada sesuatu yang tidak wajar di team project itu.
Asal mula ditunjuklah seseorang untuk menjadi lead developer di project itu. Dilihat dari usianya sudah sangat pantas untuk disebut senior dan terlihat memiliki pengalaman yang cukup mumpuni dalam project development.
TETAPI apa daya, ternyata kenyataan berkata lain. Orang yang ternyata ditunjuk sebagai lead developer itu sama sekali tidak memiliki pengalaman dalam memimpin team dan project. Bukan pendapat pribadi tetapi ini juga sudah diakui oleh orang yang bersangkutan.
Melihat hal itu tentu sangat membuat gw kecewa. Gw tahu kalau hal itu tetap berlanjut maka project ini akan sangat terancam.. saya yakin. Buat orang lain, mungkin akan lebih memilih untuk pergi dan meninggalkan team itu. Kenapa? karena sudah pasti akan babak belur ke depannya.
Tetapi dikarenakan ego gw, tetap memilih untuk bertahan dan tetap berharap akan ada perubahan. Naif.. gw sangat naif sekali. Berbulan-bulan justru gw yang sebagai member biasa di team itu menghandle, mengajari dan bertindak sebagai leader bayangan buat orang itu.
Berkali-kali gw berusaha menasehati bahkan cenderung memarahi orang itu untuk melakukan kewajibannya sebagai seorang leader. Buat gw pribadi sebenarnya gk ada keuntungan sama sekali, malah lebih banyak ruginya buat gw. Gw cuma pengen project ini berjalan sampai selesai. Gw gk berharap banyak. Kelakuan gw seperti itu justru bumerang buat gw sebenarnya. Satu sisi gw bisa dicap sok tau, merebut pekerjaan orang atau berusaha sabotase jabatan orang. Lagipula ketika gw membantu dia, bukan gw juga yang dapat pujian/penghargaan justru dia... Dimana letak keuntungannya.
tetapi sekali lagi.. gw Naif...sangat naif terlalu berharap orang dapat berubah.... Berbulan-bulan gw melakukan hal itu. Korban pikiran, tenaga dan juga perasaan.. Sangat banyak..sungguh... gw sangat frustasi.. Gw gk mau jejak project gw ada yang gagal dalam karir gw sebagai programmer....
Singkat cerita, pada akhirnya tanpa perasaan bersalah orang itu malah berbicara ke atasan dan menyatakan untuk mengundurkan diri dengan alasan stress dengan jabatan dan tidak sanggup lagi. Segampang itu setelah dia tahu akan hal-hal yang sudah dilakukan oleh orang lain...
Yang lebih parah adalah seakan-akan yang menjadi penyebab adalah gw. Lucunya pada saat resign hari terakhirpun dia sama sekali tidak mau bertegur sapa dengan gw.. seakan-akan benci dengan gw. WTF...!!! seharusnya gw yang seperti itu yang sudah menjadi korban...
Gw marah, kesel, benci dan sangat dendam dengan orang itu. Setelah apa yang gw lakuin seakan-akan gw ditusuk dari belakang seperti itu. Dan sekarang gw yang harus melanjutkan pekerjaan yang seharusnya bukan sama tanggung jawab gw. Coba bayangkan, sejak awal gw yang lebih banyak mengerjakan bagian dari pekerjaan dia dan sekarang semua itu benar2 harus menjadi tanggung jawab gw.
Grrrr... sumpah.. gw marah. Sangat pengecut sekali orang itu.. banci dan tidak punya tanggung jawab sama sekali. Terus terang itu adalah hal terbodoh yang pernah gw lakuin dan terlintas dalam pikiran gw kalau gw sangat menyesal sudah membantu orang seperti itu.
Terus terang, ini adalah project paling tangguh yang pernah gw kerjakan. Kenapa? pertama.. beban pikiran dengan kejadian di atas. Kedua, gw sama sekali minim knowledge di project ini. Gw gk punya pengalaman cukup dengan environment yang digunakan untuk membangun sistem di project ini. Alhasil, gw harus terseok-seok ketika mendesign dan development sistem baru ini. Sangat terseok-seok. Itu adalah salah satu kesalahan terbesar dalam project development bilamana developer tidak mempunyai kemampuan dalam project management, sangat...sangat besar sekali kesalahan itu.
Ketiga, ternyata faktor client/user sangat besar juga di sini. No offense, gw harus bilang kalau clientnya kurang begitu kooperatif, tidak konsisten(sangat), banyak perubahan dan agak kurang bisa diajak kerjasama. yah walaupun mereka seperti itu juga dikarenakan alasan sebelumnya juga... Tipikal client seperti ini.. hehhmm.. tak akan dibahas di sini..:p..
Banyak hal yang perlu diperhatikan dalam sebuah project management supaya project bisa berjalan dengan baik. tak akan dibahas di sini juga:p
Dan sekarang, walaupun terseok-seok dan berdarah-darah dan setelah telat setengah mati, akhirnya project
ini sudah dinyatakan live. Gw tahu sebenarnya project ini dipaksakan
untuk live. Tetapi setidaknya pekerjaan/tanggung jawab gw akan segera
berakhir/minimal berkurang.
Yah...gw sudah tahu hasilnya. Apapun pendapat orang, gw akan terima semua salah dan dosanya project ini. Satu hal yang gw akui, walaupun project ini 'live', walaupun ntah bagaimana nanti pada saat setelah live, maintenance dan lainnya... gw udah putuskan kalau buat gw... gw mengalami kegagalan di project ini...Yah.. saya gagal di project ini... saya akui kalau saya gagal. Tetapi satu hal, sangat omong kosong jika disebut dalam project management bahwa project hanya menjadi tanggugn jawab satu orang saja. tetapi tetap saja,... kegagalan tetap saja kegagalan.... tak ada pembelaan...
-----------
Hal positifnya, pertama, gw semakin kaya akan tabiat seseorang yang gw temui. Kedua, gw semakin berpengalaman dalam project management . Ketiga, mental bertambah kuat walaupun gw sudah sangat yakin kalau mental gw sudah sangat teruji pada saat di Balikpapan dulu :p. Keempat, secara teknis skill gw bertambah dan itu merupakan salah satu cita-cita gw dulu dari beberapa tahun lalu. Sekarang hal yang ingin gw pelajari dulu sudah tercapai.
Langkah selanjutnya, setelah ini akhirnya berakhir... hehhmmm.. mungkin take long break or looking for another challenges or resign...???? who know... Just remember a few month ago i already take a consideration to runaway after this all shit end...:)
PS: for a pussy guy who leave his responsibility and don't know how to thank to people who help you.. this is for you
"GO F*CK YOUR SELF, B*TCH !!!...."
Idup Lu
Kadang gw mikir apakah manusia tidak bosan menjalankan hidup yang sudah digarisluruskan oleh manusia-manusia? Maksudnya idupannya sendiri. apakah kita cuma perlu lahir-tumbuh-dewasa-bekerja-sukses-menikah-mati? Seakan-akan hidup itu cuma sebuah garis lurus yang mau berbelok seperti apapun akan tetap harus kita buat menjadi lurus...
Gw yakin manusia pernah berpikir untuk menjalani kehidupannya sendiri. Itu pasti. Tapi apakah anda yakin sudah menjalani kehidupan anda sendiri? Saya tak yakin...
Yakin tidak ada yang mendorong anda melakukan sesuatu sesuai aturan? atau apakah anda yakin kalau yang anda jalani itu kehendak anda sendiri bukannya kehendak 'dunia'?
Seakan-akan kita sudah digariskan untuk mancapai tujuan yang sama walaupun berbeda-beda caranya. Coba bayangkan seberapa besar dunia kita ini. Apakah manusia tidak penasaran dengan dunia ini?lingkungan di luar habitatnya?
Saya yakin sedikit banyak pasti ada dorongan/faktor luart yang membuat kita berada di jalur yang kita lewati saat ini.oohh.. come on.. tidak bisakah kita hidup sekehendak hati kita? seleluasa hati kita tanpa ada tekanan apapun.Yang kita lakukan saat ini adalah hanya melakukan apa yang sudah dilakukan oleh orang lain sebelumnya. Begitu seterusnya tanpa ada perbedaan.
Semua orang berlomba-lomba menjadi lebih baik dari orang lain. Selalu seperti itu. Rasa dengki, unrespect, iri hati akan muncul seiring perlombaan itu. Lantas apa yang didapat? kita tidaklah lebih baik dari orang lain.
Kita harus menjaga tata krama, sopan santun dan perilaku kita terhadap orang lain, malahan ada orang yang tidak memperdulikan itu terhadap kita..Fair enough??? ckckckkckk...
Orang lain bilang kita harus gini, harus gitu. Lebih baik gini lebih baik gitu. Segala kata-kata bijak akan diberikan tanpa ada arti sama sekali. Fu** that bro... ini idup gw...
Just live your life...
Gw yakin manusia pernah berpikir untuk menjalani kehidupannya sendiri. Itu pasti. Tapi apakah anda yakin sudah menjalani kehidupan anda sendiri? Saya tak yakin...
Yakin tidak ada yang mendorong anda melakukan sesuatu sesuai aturan? atau apakah anda yakin kalau yang anda jalani itu kehendak anda sendiri bukannya kehendak 'dunia'?
Seakan-akan kita sudah digariskan untuk mancapai tujuan yang sama walaupun berbeda-beda caranya. Coba bayangkan seberapa besar dunia kita ini. Apakah manusia tidak penasaran dengan dunia ini?lingkungan di luar habitatnya?
Saya yakin sedikit banyak pasti ada dorongan/faktor luart yang membuat kita berada di jalur yang kita lewati saat ini.oohh.. come on.. tidak bisakah kita hidup sekehendak hati kita? seleluasa hati kita tanpa ada tekanan apapun.Yang kita lakukan saat ini adalah hanya melakukan apa yang sudah dilakukan oleh orang lain sebelumnya. Begitu seterusnya tanpa ada perbedaan.
Semua orang berlomba-lomba menjadi lebih baik dari orang lain. Selalu seperti itu. Rasa dengki, unrespect, iri hati akan muncul seiring perlombaan itu. Lantas apa yang didapat? kita tidaklah lebih baik dari orang lain.
Kita harus menjaga tata krama, sopan santun dan perilaku kita terhadap orang lain, malahan ada orang yang tidak memperdulikan itu terhadap kita..Fair enough??? ckckckkckk...
Orang lain bilang kita harus gini, harus gitu. Lebih baik gini lebih baik gitu. Segala kata-kata bijak akan diberikan tanpa ada arti sama sekali. Fu** that bro... ini idup gw...
Just live your life...
Imlek
Ntah kenapa tiba-tiba menjadi mellow. Tiba-tiba saja melihat status temen-temen di facebook yang memasang status kesiapan mereka menyambut imlek di Bangka membuat gw menjadi 'iri'.
Yah.. pengen rasanya gw pulang ke Bangka merayakan imlek. Gw kangen rasa-rasa imlek di Bangka lagi. Berkumpul bersama keluarga..semuanya... sama seperti gw waktu kecil dulu.
Melihat sukacita kelaurga menyambut imlek, bertemu dengan saudara-saudara, ang pao, makanan dan tamu-tamu yang datang ke rumah yang tentunya memberi ang pao juga :p.
Waktu itu udah lewat, sangat jauh lewatnya dan rasanya sudah sangat tidak mungkin akan kembali lagi. Yah.. alasan klasik kenapa tidak pulang, tiket mahal, kerjaan bla-bla-bla...
Suasana imlek di Bangka itu berbeda dengan di sini.. jauh berbeda. Di sini bahkan gw gk merasakan aura itu sama sekali. Mungkin sudah lebih dari 2 kali gw tidak merasakan aura itu. Kangen?? beudddd...
Ditambah lagi dengan beberapa waktu belakangan ini, suasana hati gw yang gundah gulana alias galau stadium 4. Banyak masalah menghinggap. Pikiran tentang masa depan, keberhasilan, kegagalan terus membayangiku... dan di saat-saat itu terjadi.. ntah kenapa hanya satu hal yang ingin gw lakukan.. travelling...
Gw gk tau apa maksudnya itu. Apakah itu berarti gw hanya pengen lari dari kenyataan atau memang membutuhkan pencerahan. Tetapi yang jelas itu membuat gw tenang. Semakin gw takut semakin besar keinginan itu. Pengen rasanya gw traveling terus dan tidak pernah kembali.... iya... memang seperti itu kondisinya... hehm....
Gw cuma bisa berharap semua bisa berjalan dengan baik. Harus menghadapi apapun yang akan terjadi.
Khiong hi fat choi semuaa... Hepi chinnese new year....
Khiong hi fat choi semuaa... Hepi chinnese new year....
oh.. i really miss my hometown...
Me vs Rain
Bukan Rain artis korea itu
yah, ini si rain anak kebon jeruk.Tau ndiri kan sekarang udah masuk musim ujan.
Bukan hanya masuk tapi udah nyungsep. Hampir tiap hari sekarang ini turun hujan
terus, kapan coba naiknya. Udah beberapa kali gw dipecundangi sama hujan, pas
mau jalan cuaca tenang-tenang aja.. eh pas udah jalan turun ujan, mana turunnya
langsung deres lagi...
Maka dari itu, berdasarkan
pengalaman yang sudah gw lalui selama beberapa hari belakangan ini dalam
menghadapi ujan, pada kesempatan yang sedang tidak ujan ini gw akan memberi
beberapa tips * pake s * bagaimana cara menghadapi ujan itu.. cekidut...:
- Belajar yang rajin sebelum ujan. Jangan sampai nanti pas ujan kita gk bisa jawab soal-soalnya terus gagal...:p
- Bawa perlengkapan tempur sebelum jalan. Mulai dari payung, jas ujan, plastik sampe ember kalo perlu drum. Mana tau mau nampung air ujan buat mandi di rumah. Kan sayang ujannya terbuang percuma.
- Kalo lagi jalan tiba-tiba di tengah jalan turun ujan, maka langsung pindah ke pinggir jalan.. jangan terus jalan di tengah, nanti basah
- Kalo misalnya pas lagi macet tiba-tiba turun hujan, jangan panik tetap stay cool. Biarin aja yang lain pada grasak grusuk sana sini kayak bubaran bioskop. Paling ntar langsung demam. Tapi gpp nyang penting tetep cool..
- Terus gimana kalau udah kadung keujanan, baju udah basah sampe ke sempak .. udah biarin aja, tetep cool.. kalo ditanyain bilang aja abis nolongin orang kebanjiran.
- Kalo lagi asik jalan tiba-tiba ujan dan nggk nemu tempat neduh.. stay cool… langsung aja nyanyi-nyanyi lagu india sambil meluk-meluk pohon…
- Jangan pernah nyerah sama hujan…. Yakinlah habis hujan pasti basah…
Survive in Semarang
Oke, setelah bikin rusuh di Karimun saatnya pulang... tapi eittss.. masih ada sisa beberapa hari sebelum jadwal kereta dan heyyyy.. X-Mas is coming...its 24 December now...
Mulai dari Karimun-Jepara, gw langsung ke terminal Jepara pake becak. Ternyata emang lumayan jauh. Sampai sana gw naik bus lagi ke Semarang. Ini lagi yang aneh, waktu berangkat gw bayar 16 ribu, pulang gw bayar 30 ribu.. What the hell is going on here???
Sampai di Terboyo, gw naik taksi aja ke daerah Stasiun Poncol Semarang. Sebenernya gw berangkat dari stasiun Tawang, tapi karena katanya di Poncol banyak homestay murah gw putusin untuk ke daerah situ.
Setelah muter2 sama sopir taksi, nemuin hotel 170 ribu per malem plus breakfast T.T. Itu mahal buat gw...damn...:p
Oke, malemnya dengan bermodalkan GPS gw jalan-jalan dan ternyata gw nemu mall di sana..its weird... kok malah ke mall???:D
Namanya Paragon City, lumayan deket dari penginapan.
Sebenernya di Semarang ini, bukanlah tujuan utama. Hanya transit aja. Ditambah lagi dengan kondisi muka gw yang perih terbakar matahari gw jadi males kemana-mana.
Singkat cerita, besoknya gw ke Katedral Semarang buat perayaan natal. Gerejanya lumayan besar dan aneh... pagi itu gk begitu rame. Mungkin umatnya sudah mengikuti perayaan malam natalnya. Gpp, yang penting niat..:p
Singkat cerita, hari itu gw jalan kaki muterin tugu muda, jalan terus sampai ke kota lama semarang dan terus ke stasiun poncol tembus ke penginapan. Untung masih ada GPS, walaupun masih rada-rada nyasar. Malemnya, gw ke mall citra semarang dan lanjut jalan kaki ke daerah pandanaran buat cari oleh-oleh.. Titipan bro, gwmah aliran pantang beli oleh-oleh :D
Ini lagi, gw gk tau mana yang bener. Di sini, taksinya. Waktu itu taksi exp***s, mungkin blue b*** juga sama. Ntah kenapa mereka minta minimum payment. Padahal setau gw minimum payment itu jika order by phone..CMIIW... Gk mau ribut waktu itu gw bayar aja 20 ribu walaupun argonya 10 ribu. Kalo emang bener minimum payment itu berlaku seperti itu dimana-mana.. rada males kalo naek taksi...
Besoknya gw lanjut ke sam po kong. Waw...berasa di Cina..:D.. Sebenernya setelah dari situ niat gw mau ke Watugong naik trans semarang. Tapi gw urungin niat gw dikarenakan kondisi muka yang semakin perih dan gk enak diliat. Lagian, di Bangka juga ada kok Pagoda selain itu jaraknya juga lumayan jauh katanya...
--------
Besok pagi-pagi gw checkout dan cari becak ke stasiun tawang, naik kereta yang sama gw menuju stasiun Senen Jakarta. Sampai Jakarta sekitar pukul 3 sore. Dan ini yang bikin gw rada senewen... dari stasiun senen gw naik busway nuju ke arah lebak bulus..nunggunya ampuuunnnn.. jam 5.30 sore gw baru sampai rumah... ckckckck.. gimana orang mau betah naik angkutan umum kalo kayak gitu..
======================================
Oke, that's it.
Sampai segitu aja itinerary yang gw jalanin selama trip kemarin, Jakarta-Jepara-Karimun-Semarang...
Terus terang gw ngerasa gagal. Kenapa? ketika gw ke Lombok gw habiskan 2 juta. itupun sudah mahal.. dan sekarang gw habiskan 2.5 juta... Lagi-lagi mahal di transport dan penginapan...ckckkckc.. sepertinya gw harus belajar lagi untuk bikin itinerary...
But Overall, gw lebih berkesan trip ke Lombok walaupun bikin gw takut dikarenakan lamanya perjalanan ke sana. Yah namanya juga travelling... banyak yang bisa kita dapatkan selama perjalanan itu.. Bisa melatih dan menyadarkan kita betapa hebatnya ciptaan Tuhan kita....
Its not all about destination but the journey...
Tahun baru... yah.. lumayanlah resolusi tahun kemarin.. lanjut kita, harus travelling terus...
Next trip??? Lampung, Labuan Bajo atau kemana kita??? :D...
see you 'solo backpacker'...
Merry X-Mas and Happy New year...
Mulai dari Karimun-Jepara, gw langsung ke terminal Jepara pake becak. Ternyata emang lumayan jauh. Sampai sana gw naik bus lagi ke Semarang. Ini lagi yang aneh, waktu berangkat gw bayar 16 ribu, pulang gw bayar 30 ribu.. What the hell is going on here???
Sampai di Terboyo, gw naik taksi aja ke daerah Stasiun Poncol Semarang. Sebenernya gw berangkat dari stasiun Tawang, tapi karena katanya di Poncol banyak homestay murah gw putusin untuk ke daerah situ.
Setelah muter2 sama sopir taksi, nemuin hotel 170 ribu per malem plus breakfast T.T. Itu mahal buat gw...damn...:p
Oke, malemnya dengan bermodalkan GPS gw jalan-jalan dan ternyata gw nemu mall di sana..its weird... kok malah ke mall???:D
Namanya Paragon City, lumayan deket dari penginapan.
Sebenernya di Semarang ini, bukanlah tujuan utama. Hanya transit aja. Ditambah lagi dengan kondisi muka gw yang perih terbakar matahari gw jadi males kemana-mana.
Singkat cerita, besoknya gw ke Katedral Semarang buat perayaan natal. Gerejanya lumayan besar dan aneh... pagi itu gk begitu rame. Mungkin umatnya sudah mengikuti perayaan malam natalnya. Gpp, yang penting niat..:p
Singkat cerita, hari itu gw jalan kaki muterin tugu muda, jalan terus sampai ke kota lama semarang dan terus ke stasiun poncol tembus ke penginapan. Untung masih ada GPS, walaupun masih rada-rada nyasar. Malemnya, gw ke mall citra semarang dan lanjut jalan kaki ke daerah pandanaran buat cari oleh-oleh.. Titipan bro, gwmah aliran pantang beli oleh-oleh :D
Ini lagi, gw gk tau mana yang bener. Di sini, taksinya. Waktu itu taksi exp***s, mungkin blue b*** juga sama. Ntah kenapa mereka minta minimum payment. Padahal setau gw minimum payment itu jika order by phone..CMIIW... Gk mau ribut waktu itu gw bayar aja 20 ribu walaupun argonya 10 ribu. Kalo emang bener minimum payment itu berlaku seperti itu dimana-mana.. rada males kalo naek taksi...
Besoknya gw lanjut ke sam po kong. Waw...berasa di Cina..:D.. Sebenernya setelah dari situ niat gw mau ke Watugong naik trans semarang. Tapi gw urungin niat gw dikarenakan kondisi muka yang semakin perih dan gk enak diliat. Lagian, di Bangka juga ada kok Pagoda selain itu jaraknya juga lumayan jauh katanya...
--------
Besok pagi-pagi gw checkout dan cari becak ke stasiun tawang, naik kereta yang sama gw menuju stasiun Senen Jakarta. Sampai Jakarta sekitar pukul 3 sore. Dan ini yang bikin gw rada senewen... dari stasiun senen gw naik busway nuju ke arah lebak bulus..nunggunya ampuuunnnn.. jam 5.30 sore gw baru sampai rumah... ckckckck.. gimana orang mau betah naik angkutan umum kalo kayak gitu..
======================================
Oke, that's it.
Sampai segitu aja itinerary yang gw jalanin selama trip kemarin, Jakarta-Jepara-Karimun-Semarang...
Terus terang gw ngerasa gagal. Kenapa? ketika gw ke Lombok gw habiskan 2 juta. itupun sudah mahal.. dan sekarang gw habiskan 2.5 juta... Lagi-lagi mahal di transport dan penginapan...ckckkckc.. sepertinya gw harus belajar lagi untuk bikin itinerary...
But Overall, gw lebih berkesan trip ke Lombok walaupun bikin gw takut dikarenakan lamanya perjalanan ke sana. Yah namanya juga travelling... banyak yang bisa kita dapatkan selama perjalanan itu.. Bisa melatih dan menyadarkan kita betapa hebatnya ciptaan Tuhan kita....
Its not all about destination but the journey...
Tahun baru... yah.. lumayanlah resolusi tahun kemarin.. lanjut kita, harus travelling terus...
Next trip??? Lampung, Labuan Bajo atau kemana kita??? :D...
see you 'solo backpacker'...
Merry X-Mas and Happy New year...
Survive in Karimun Jawa(2)
Masih inget sama bapak-bapak yang nawarin anteran waktu pertama gw sampai ke Karimun? Dia juga sempet nawarin gw buat ikut paket tour laut di Karimun Jawa. FYI, kalo jalan sendiri tu paling ribet kalo mau pergi ke tempat yang mengharuskan rombongan, kenapa? karena kita gk ada temennya. Alhasil kita harus cari group atau gk jadi pergi.
Gw bilang aja iya sama ntu bapak-bapak.
Besoknya jam 9 pagi, si bapak-bapak itu jemput gw dan anterin gw ke dermaga buat ke kapal tournya. Gw kasih 20 ribu bilang buat bensin.. padahal deket banget jaraknya... ya itung-itung upah buat nyari tournya. Itu kesalahan gw ngasih duit itu...damn...
Gw di-drop ke kapal bersama orang-orang yang pastinya gk gw kenal sama sekali. Rata-rata mereka adalah rombongan keluarga. Masih untung ternyata sekitar 20 orang itu gk satu rombongan, jadi gw masih aman.. gk dianggep penyusup.
Singkat cerita, tour ini sampai sore sekitar jam 5.30. Yah.. seperti biasa acaranya adalah snorkling dan jalan-jalan ke pulau. Sebenernya menurut gw ini adalah puncak perjalanan gw ke karimun Jawa. Dan mesti gw bilang kalo gw bisa dapetin lebih di Belitung. Sorry to say that...
Bedanya cuma, di Karimun gw bisa liat penangkaran hiu dan gw dikasih makan siang ikan bakar. Itupun kalau gw mau di Belitung gw bisa minta sama nelayannya buat bawain ikan dan bakar sendiri di sana.
Pulaunya memang bagus, dan itupun gw cuma dintarin ke 2 pulau saja, sisanya adalah penangkaran hiu dan snorkling. Mungkin gw salah ikut paket kali yah...
Yah... namanya juga travelling... kita gk tau akan nemuin apa..:p
--------
Tiba saatnya untuk pulang, dan pertanyaannya adalah.. gw belum bayar!!!
Sesampainya di dermaga, orang-orang udah pada pulang masing-masing. Gk ada yang bayar. Kesimpulan gw, mereka sudah bayar duluan. Terus gw gimana???
Gw udah berniat kabur, tetapi mempertimbangkan catatan kriminal gw, dan juga lokasi yang tidak memadai untung kabur gw putusin untuk menyerahkan diri ke awak kapalnya :D
Dengan muka memelas gw tanyain, bayar ke siapa... dan gw ditunjuk ke satu orang. Gw bilang kalo gw ikut nebeng dllnya.. dia bilang 25 ribu..WTF!!!
Gw gk salah denger kan???dia bilang 25... bisa jadi 250 ribukan???ternyata gk!!!... gw kasih 50 ribu dan dia bilang gk ada kembaliannya!!! What the hell!!!
Semurah-murahnya tour gk akan mungkin hanya 25 ribu, sangat tidak mungkin.. tapi ya sudah... feeling gw bilang pasti ada yang gk beres.. gw kasih aja 50 ribu dan bilang gk usah kembalian...
Dengan perasaan campur aduk, seneng, bingung dan juga niat kabur gw balik penginapan.
Malemnya , gw ngobrol sama yang punya penginapan sekalian bayar duit inap. Ditanyain sama dia berapa tournya..gw bilang aja apa yang terjadi sebenernya. Dia bilang gk mungkin kalo 25,rata-rata sekitar 250-300 ribu katanya.. Sama pak, gw juga berpikir seperti itu...
Feeling gw tambah gk enak, tapi yah sudah tidur juga :p
Besoknya adalah jadwal pulang ke Jepara. Sialnya jadwal kapal gw tu jam 11 siang dan memang cuma itu kapalnya. Jadi gw tu gk bisa kabur. Ternyata bener, itu bapak-bapak yang masukin gw ke tour dateng dan minta bayaran. Gw bilang aja udah bayar. Ternyata setelah dia ngobrol sama awak kapal kemarin baru ketauan. Seharusnya gw bayar 150 ribu. Ya sudah gw kasih 100 ribu ke bapaknya. Dia bilang kurang, gw bilang aja gw udah bayar 50 ribu ke awak kapalnya. Pas kan???
Mukanya sih gk puas, tapi gw tetep gk mau bayar lebih dari itu lagi. Pertama dia udah buka mulut kalo biayanya 150 ribu, kedua gw emang udah bayar 50 ribu ke awaknya. Perkara gimna cara lu bedua selesein itu bukan urusan ane boss:D. Masih inget gw ngasih 20 ribu buat tu bapak-bapak buat upah nyariin tour laut?? gw pikir dia cuma nyariin, ternyata bayarnya tu ke dia... Tau gitu, ngapain gw kasih tu 20 ribu.. Itung-itung gw bayar170 ribu kan buat tournya??? come on,.. masih bilang kurang..
Gw tau paket 150 itu masih murah, dulu gw di Belitung satu orang bisa 200 ribu, cuma 4 orang dan keliling lebih banyak pulau. tapi ini masalah strategi bargain bos....:D
Buruan, kabur ke Jeparaaaaa.......:D
























