The Birth

Tumbuh dan berkembang di Pulau Bangka. Menghabiskan masa kecilnya di sana sampai dengan SMA.

Play, Learn and Grow

Bermain, belajar dan tumbuh di pulau Bangka, salah satu pulau terindah. Bermain untuk kesenangan, belajar menghadapi hidup dan tumbuh bersama orang lain.

Life for Something

Hari demi hari-senang,sedih,tawa jadi bagian dari hidup. Tantangan?Apa seninya hidup tanpa tantangan?

To be Somebody

To be somebody or nobody. Life for something or nothing. Work hard, Play hard, Die hard to achieve dreams.

Rest in Peace

Life for nothing or die for something. When the time coming, He will gone but never forgotten.

Showing posts with label Kacamata Programmer. Show all posts
Showing posts with label Kacamata Programmer. Show all posts

Bakal Gw Adepin Apapun Juga


sudah sangat terlalu lama tidak menulis, sangat lama.. mudah-mudahan kemampuannya tidaklah hilang. 

Ini kedua kalinya kejadian hal seperti ini, mungkin dulu sepertinya juga gw tulis kejadian itu di sini juga. Penyebab kenapa gw udah gw mau lagi nolong orang jika orang itu sendiri tidak mau ditolong. Bedanya dengan kali ini adalah orangnya yang awalnya datang sendiri untuk meminta tolong ke gw.

Awal 2022 datang ke gw dan bilang dengan manisnya "mohon bimbingannya". gw masih ingat banget dengan kalimat itu. Dan gw bertekad untuk nolongin. Dengan semangat dan cara yang "alus" gw tolong, gw didik dan gw perlakukan berbeda dari orang kebanyakan bahkan untuk orang di posisi yang sama sekalipun. Gw paham dengan segala kekurangan "material" itu makanya gw perlakukan berbeda dari yang lainnya.

Tetapi ternyata selama setahun lebih gw gk menemukan perubahan yang signifikan dari itu dan gw berasumsi bahwa memang tidak adanya kemauan dari orang yang bersangkutan. Inilah sebabnya setiap kali gw recruit orang gw sellau lebih prefer untuk orang yang memang mau ketimbang skill aja. Dan ingat, lu yang datang ke gw dan meminta untuk dibimbing.

Seakan apa yang udah gw lakuin ini sia-sia semua, buang-buang waktu gw selama setahun lebih ini. Apakah cara gw yang salah? come on sudah banyak yang berhasil.. Oke fine, mungkin orang ini berbeda dan harus diperlakukan berbeda.

Apakah cara gw yang keras?? come on.. gw bahkan belum mengeluarkan setengah dari cara keras gw. 

Gw pribadi gk perduli dengan alasan apapun, karena gw justru tidak melihat adanya kemauan di sini. Kemauan untuk menjadi sesuatu tersebut. karena gw percaya jika ada kemauan , pasti akan tampak dalam wujud usaha yang keras.. dan gw tidak melihat itu. Jangan bilang karena alasannya "materi". Kalau memang itu alasannya.. jangan datang ke hadapan gw dari awal.

Dan pada akhirnya menjadi pecundang dengan segala sampah yang ditinggalkan ke orang lain. 
Gw harus menelan ludah gw sendiri karena membela dan memberikan kesempatan ini. Gw udah membuang waktu gw setahun lebih untuk ini, sia-sia... Lebih baik gw pakai untuk mendidik orang yang memang ada kemauan untuk itu. 

Buat gw tetaplah pecundang yang kabur dari pertempuran, apalagi seorang laki-laki... apalagi itu namanya kalau bukan pecundang.. yang menyerah dari pertempuran.. bahkan kalah telak. 

Gw gk paham dengan manusia. Zaman gw dulu bahkan situasi lebih keras dari ini. Sekarang, dengan segala bantuan ,support, backing yang dipunya masih saja tidak tau diri akan hal tersebut. Kesempatan di depan mata dilepas begitu saja dengan bodohnya.

Pecundang

Inilah yang bikin mood gw ancur beberapa hari belakangan ini. Bukan karena menyesal karena apa yang sudah gw lakukan atau korbankan. Tetapi impact dari hal tersebut yang bisa saja menjadi hal buruk bagiku. Kadang gw capek melakukan hal-hal seperti ini.

Selalu dicap negatif, dibilang keras, galak, padahal semua itu gw lakukan untuk menolong orang lain , untuk tujuan yang baik. Again, dimanapun gw sering menemukan manusia yang tidak tau diri, tidak tau terimakasih. Ditolong, diajari,dibimbing tidak tau terimakasih , tidak tau diri. Giliran credit aja seakan jadi kacang lupa akan kulitnya.

Gw bukannya mau credit atau terimakasih itu.. Tapi setidaknya menjadi manusialah.. yang memiliki adat...memiliki moral... bertindak manusiawi.. itukan sebabnya kita disebut manusia???


Gk perduli apapun itu yang akan terjadi, kalau harus berjibaku dengan segala hal sekalipun tidak masalah. Gw udah ngelakuin ini bertahun-tahun dan gw masih bertahan hidup sampai sekarang...

bakal gw adepin apapun juga...

kadang gw kesal, tapi jujur gw kasian dengan tipikal manusia- manusia ini.. Mereka tuh gk tau apa yang di depan mereka.

Ya sudah, mau gimana lagi.. itu jalan yang mereka pilih sendiri. Apapun itu segala keputusan untuk hidup mereka bukan urusanku... Jalani apa yang menurut kita benar tetapi ingat.. selalu ada risiko dari setiap keputusan... 

Perempuan di IT Consultant

Tiba-tiba melihat sesosok bapak-bapak yang sudah cukup berumur dilihat dari raut wajah dan rambutnya yang agak memutih. Kuperhatikan penampilannya, memakai kemeja putih bergaris agak lusuh dan celana kain coklat dan sepatu olahraga...si Dahlan Iskan.

Baju kemejanya tampak dikeluarkan, kuperhatikan pembicaraannya dan gerak-geriknya. Kesimpulanku bahwa dia adalah jelas seorang pekerja IT,  juga merupakan orang teknis. Bukan level manajerial dilihat dari penampilannya kecuali kalau dia manajer yang sedang menyamar, berarti saya salah nilai. Terlihat juga dari yang dia kerjakan..dia masih mengerjakan sesuatu yang masih bersifat teknis sekali alias kalo istilahku masih ngerjain kerjaan 'kuli kasar'. Terlihat juga dari sorot matanya..sering lembur dan capek. Saya pun bisa menebak kalo dia itu kerja di IT Consultant juga.

saya paling tidak srek jika melihat hal seperti ini karena menurutku dengan umur segitu bukan lagi levelnya untuk mengerjakan hal 'kuli kasar' seperti itu, seperti halnya yang gw kerjakan dan juga...saya takut nanti saya akan berada di situasi seperti itu nantinya...

Maka dari itu saya mengalihkan pandangan saya ke sebelah, ada perempuan cantik, single, seorang programer tapiiii.... hehmm..ah sudahlah.... :D
Perempuan ini yang akan saya bahas sekarang.. 

Trus kenapa saya ceritakan soal laki-laki tua tadi? curhat doang boss... :D

......

Saya lupa pernah bahas ini atau tidak *sepertinya sudah pernah dulu*.
Pertama kali saya bertemu seorang perempuan yang berprofesi programer di IT Consultant adalah sekitar 6 tahun lalu. Dia seorang programer, cantik, pintar tapi sudah punya pacar jadi tidak bisa diganggu gugat. Saya akan sebut IT Consultant saja karena IT bisa sangat luas maknanya.

Menurutku seorang perempuan bisa dan mau masuk ke IT Consultant itu hebat. Karena dunia itu lebih didominasi oleh para laki-laki, ini sudah di survey kok. Dan penelitian juga sudah bilang kalau laki-laki lebih dominan dengan logika sedangkan perempuan lebih ke perasaan. Suka tidak suka, IT Consultant terutama bagian teknis lebih menuntut makhluk yang menggunakan logika karena itu pekerjaannya. *programing misalnya. Itu juga penyebabnya kenapa lebih dominan laki-laki di dunia itu.

Seperti kubilang sebelumnya, saya pernah bertemu seorang programer perempuan. Pintar,rajin overall bagus. tak ada masalah berarti dengan programing tetapi memang terlihat dia lebih dominan di suatu bagian yang membutuhkan ketelitian *pada waktu itu reporting yang berkaitan dengan data*. dan seterusnya semenjak itu saya masih ketemu walaupun tak banyak para perempuan pekerja IT lainnya.

IT Consultant itu dunia yang keras dan kasar. Silahkan bilang lebay kalau kau memang tidak pernah mengalaminya. Apalagi untuk orang-orang yang berada di sisi teknis. Deadline, pressure dan lain-lain itu sangat besar..kau harus siap-siap tarik urat untuk itu.

Buat yang laki-laki macam saya *tidak berlaku untuk yang setengah laki-laki* bodoh amat. Laki-laki itu kebanyakan cuek dan masa bodoh..paling pait juga emosi dan ribut-ribut. Abis itu udah...paling mukulin samsak, kalau gk ada samsak paling nyariin abg alay pinggir jembatan terus dipukulin.

bagaimana dengan perempuan?
Saya pernah melihat ada perempuan yang menangis di IT Consultant setelah dimarahi. yah..paling tidak berlinang air mata alias berkaca-kaca. Seperti yang kubilang, perempuan lebih dominan ke arah feeling. Jangan salahkan sepenuhnya juga yang memarahi karena kita semua para pekerja..kita dibayar untuk itu. Ketika jabatan sudah dipegang, tak ada gender lagi di situ...yang tersisa adalah kita harus melakukan tanggung jawab sesuai jabatan itu.

Itu juga sebabnya kenapa saya lebih setuju melihat perempuan di IT Consultant lebih baik di area analisis. Gk berarti tekanannya dikit tetapi pada prakteknya di lapangan yang akan dicari adalah para pelaku teknis. Mereka yang dianggap akar permasalahan alias biang keroknya. Saya tak akan bahas project management di sini..tugas-tugas setiap role....panjang...

Lagipula, di bagian analisis yang rata-rata lebih banyak berinteraksi ke sisi user...lebih bagus karena perempuan bisa lebih menarik dan lebih bisa berbicara dengan lembut. Apalagi kalau usernya cowok, bisa luluh lantak hatinya dan lunak. Tapi kalau usernya perempuan juga..jambak-jambakan lah sana. :D

Atau kalau gk di bagian analisis bisa di bagian testing, reporting, data analisis, designing walau bagian reporting pun termasuk teknis. Ntah kenapa bagian itu menurutku lebih cocok untuk perempuan mungkin karena lebih memerlukan ketelitian berkaitan dengan data dan juga karena perempuan lebih memiliki jiwa seni ketimbang laki-laki.

Banyak juga perempuan-perempuan sukses di luar sana..di perusahaan teknologi yang sukses dan tahan banting...lebib sukses dan lebih kuat dari laki-laki.

...

Suka atau tidak suka kondisi IT Consultant apalagi di Indonesia seperti itu. Ini berlaku juga untuk pekerja IT di non Consultant. Harus tahan banting dan jangan terlalu bawa-bawa perasaan. Masuk ke dunia IT itu sendiri tidak bisa dibilang gampang, bahkan rata-rata apalagi di Indonesia harus dibuktikan dengan pendidikan khusus dan untuk mendapatkan pendidikan khusus itupun kau harus berjibaku dengan para lelaki lainnya. 

Setelah itupun kau harus bersaing dengan para lelaki lainnya untuk mendapatkan posisi yang biasanya ditempati oleh para lelaki. Masih belum selesai, setelah itu kau harus membuktikan bahwa kau pantas berada di posisi itu. 

Belum lagi jika kau seorang perempuan yang sudah berkeluarga, yang sudah memiliki anak...kau harus bisa membagi waktu dengan baik antara pekerjaanmu dan keluargamu. 

Saya juga tidak tau bagaimana perlakuan perusahaan dalam hal gaji kepada para perempuan di bidang IT karena saya tidak pernah dianggap perempuan juga oleh mereka..coba tanyain sama laki-laki di sebelahmu..mungkin dia tau. 

See?, sadarilah bahwa perjalanan yang sudah kau tempuh itu sudah cukup jauh dan berliku dari dulu...sudah luar biasa...kenapa harus terhenti karena masalah sepele? Selemah itukah kau setelah semua yang kau alami?

.....

Paling tidak berpikirlah bahwa pekerjaan di bidang IT khususnya dalam pengembangan sistem adalah sebuah pekerjaan yang mulia. Tidak percaya?
Mungkin ini tidak berlaku bagi para pekerja IT yang tidak memiliki passion di bidang itu sendiri. Iya.. ini masih menjadi perdebatan tiada akhir... ada yang bilang persetan dengan passion yang penting adalah uang... Itu benar.. kalau kau bekerja di Perum Peruri sebagai pencetak uang... benar sekali "yang penting adalah uang". 

Tetapi jika kau bekerja di IT, terutama di bagian pengembangan aplikasi apalagi yang berada di level teknis dan manajemen proyek...hehmmm... tidak salah kau berkata begitu..tapi silahkan kau teliti sendiri bagaimana hasil dari pekerjaan orang yang berpandangan seperti itu... Saya tidak akan heran melihat hasilnya jika orang itu memiliki pandangan "persetan dengan passion".

Apa tujuan pengembangan aplikasi itu sendiri? Umumnya adalah untuk memudahkan pekerjaan manusia yang sebelumnya dikerjakan secara manual kita ganti lebih terkomputerisasi... isasi lah pokoknya. Itu yang kita lakukan...Ketika kita membangun sebuah aplikasi, kita membangun sebuah alat untuk membantu pekerjaan manusia...memudahkan pekerjaan sehari-harinya... semakin baik dan bagus aplikasi yang kita bangun, akan semakin mempermudah pekerjaan mereka...

Kau seharusnya mendengar dan melihat bagaimana mereka merasa senang dengan aplikasi yang kau bangun dan terbantu pekerjaannya. Tetapi kaujuga harus mendengar dan melihat bagaimana mereka bersungut-sungut ketika mereka malah merasa aplikasi yang kita bangun justru menyusahkan mereka dengan segala error dan celahnya..:D.. 

Kau pikir darimana bisa muncul kalimat "kerja itu ibadah"? 
itu semua dari hakikat para pekerja IT..kita sudah menolong orang-orang.. bukankah menolong orang itu ibadah? :D

...

Tidak semua laki-laki juga lebih baik/ jago ketimbang perempuan di bidang IT. Itu semua tergantung niatmu dan juga seberapa keras usahamu untuk berkarier di bidang itu. Tentu kau memiliki latar belakang dan alasanmu sendiri untuk berkecimpung di bidang ini. Setelah kau memiliki itu.. semuanya akan berada di garis yang sejajar... apalagi yang kau kuatirkan..

Dan kau pun sudah berani mengambil jalan yang berbeda dari perempuan-perempuan lainnya...

Kau sudah ada di jalur yang tepat.

#kacamataprogramer

Kacamata Programmer(1)

Serius deh, makin ke sini bukannya memihak yah.. lets see the fact. Makin jelas kok siapa yang paham, siapa yang tidak. Terus terang saya takut dengan hal-hal seperti itu :D. Biar tidak ada yang tersinggung, mari kita analogikan... saya jago loh menganalogikan sesuatu...:D
  1. Seperti Project Manager karbitan, tidak punya cukup experience di tecnical tetapi sok tau dan ngaku2 berpengalaman alias sok jago. Asal bicara tanpa berpikir apakah cara yang diutarakan bisa di-implementasikan atau tidak di aplikasi,bagaimana effortnya terhadap project dan aplikasi yang berjalan...menganggap enteng segala hal, kasih donat beres,Tipu-tipu..yang penting bapak bangga dan client senang mendengarnya, tak perduli caranya.
     
  2. Seperti senior developer, berpengalaman di tecnical, tau seluk beluk aplikasi dan project luar-dalam. Tau apa yang harus dilakukan dengan aplikasi, tau mana yang bisa dan mana yang tidak,Tetapi terlalu 'real', blakblak-an sehingga tidak disukai dan dianggap aneh.
     
  3. Seperti direktur/project owner, penuh janji manis saat kickoff dan monthly meeting.Penuh falsafah dan teori tentang bagaimana project yang baik bisa berjalan tanpa tau bagaimana praktek dan paitnya di lapangan. Yang penting client senang, menang tender, invoice cair.
...

Sekarang bayangkan,....
ketiga tipe orang itu tidak bisa berada dalam satu project. Tiap2 orang itu berada dalam project masing2 dan menjadi ujung tombak dari suatu project.

Maksudku ujung tombak adalah, orang yang menjadi tumpuan dan dituruti oleh semua anggota teamnya. yang diharapkan. Apa yang akan terjadi...

  1. Dia akan mencari cara halal dan haram untuk speak2 dan ngeles sana sini. Hati2, orang salah omong dikit bisa disikat dan dijatuhkan habis2an, itu bisa jadi peluru buatnya. Biasanya tujuan orang seperti ini hanyalah untuk 'menyelesaikan', tak perduli dengan hasil. Percaya sama saya... :D Waktunya hanya dipakai untuk membela diri dan menyelamatkan diri sendiri dan ehmmm....  akhirnya.. aplikasi akan jadi ala kadarnya... Lebih banyak berantemnya sama client daripada hasil aplikasi.. tetapi..yahhhhh.. kalo bisa speak2 dan entertaint, bawa ke hotel.. cincai lah...berantemnya bisa ditutupin... :D. Seriusan deh, gw udah sering ikut project, gw tau endingnya bakal kayak gimana. Nih.. calon2 project bakal masuk jurang bwahahahhaha...
     
  2. Gk bisa ngomong bahasa 'manusia' atau bahasa 'yang katanya manusia', kasar, real..blak-blakan... pemikiran utama adalah aplikasi.. Tetapi besar kemungkinan relasi ke client terasa renggang dan tidak 'romantis' bwahahahhaha.... hasil akhir aplikasi kemungkinan besar akan jadi dan berhasil. Tetapi balik lagi... romantisme ke client akan jauh dari mesra bwahahhaha
     
  3. Hampir sama dengan 1, tetapi akan lebih punya banyak resource untuk menyelamatkan diri.. masih ada kemungkinan menyelamatkan aplikasi, tetapi juga bisa jadi tidak. 50-50. Tergantung apakah menguntungkan atau tidak... Akan berpihak ke yang menguntungkan :D... masih ada kemungkinan selamat, tetapi kalo gk hati2 ngeri juga....Kemampuannya hanya resource bukan diri sendiri...Jadi ketika dia ditinggal pergi.. wassalam...
....
Membuat aplikasi yang baik membutuhkan informasi dan data yang baik, analisa dan eksekusi yang tepat. Butuh waktu dan ketelitian dalam pengerjaannya. Jangan harap bisa diselesaikan hanya dengan teoritical apalagi hanya dengan memikirkan dan membayangkan. Gk usah ngimpi... Sim salabim jadi...kecuali kamu Bandung Bondowoso. Bandung Bondowoso pun masih harus extra effort.


Client yang pintar dan memang memerlukan aplikasi yang terbaik sebagai penunjang kebutuhannya bisa melihat apa yang dibutuhkan.

Balik lagi,... kubilang.. client yang pintar...

yaah clientnya butuh apa?? aplikasi, bakar uang aja, atau hanya formalitas project kelar supaya 'kpi' naik..... :D.
Lah.. kamu butuhnya apa???

......

Lalu siapa yang pada akhirnya bakal babak belur?
Siapa yang pada akhirnya paling berjibaku dengan projectnya?
Menurut ngaanaaaa....!?

Lalu, bagaimana caranya biar project berhasil?....
gampaang.. langkah awal adalah....berhenti 'membayangkan'...

Sukses Itu

Hiihh..sama aja...pulang malem lagi...pulang malem lagi tiap hari...apa ini...:p
Kayaknya memang musti gini..untuk memenuhi bab-bab yang belum selesai itu...:D
...

* Gegara liat iklan rokok... 

Apa sih sukses itu?
Sukses itu maksudnya berhasil mencapai sesuatu hal yang sesuai dengan apa yang diinginkan dirinya sendiri, yang membuatnya bahagia ketika bisa mencapai itu walaupun mungkin tidaklah menguntungkan, yang penting hatinya senang dan bahagia..syukur2 jika juga menguntungkan.

Sukses itu buat seorang pengusaha mungkin berarti ketika dia berhasil memperoleh keuntungan yang besar dan mengembangkan perusahaannya.

Sukses itu buat seorang dokter mungkin berarti ketika dia bisa berhasil membuat obat yang mujarab yang bisa menyembuhkan penyakit langka atau ketika dia bisa menyelamatkan nyawa seorang pasien.

Sukses itu buat seorang ayah/ibu mungkin berarti ketika dia bisa melihat anak-anak yang dibesarkannya berhasil dan menjadi orang yang berguna.

Sukses itu buat seorang presiden mungkin ketika dia berhasil membawa negara yang dipimpinnya ke ambang kemakmuran.

Sukses itu buat seorang pemimpin mungkin ketika dia berhasil membawa dan mengembangkan teamnya mencapai tujuan dari kelompok.

Sukses itu buat Luffy atau Zorro mungkin berarti ketika dia bisa menjadi raja bajak laut atau pendekar pedang no.1 dunia. :D

Buat gw,.....

Sukses itu adalah,
ketika gw berhasil membentuk tim development impian gw, mengembangkan mereka dan memimpin mereka untuk membangun suatu sistem yang baik, yang bisa digunakan untuk meringankan pekerjaan orang lain. 

Dengan berhasil membangun sistem yang baik,gw percaya bahwa gw juga telah berhasil menerapkan project management yang baik pula, yang tidak hanya berfokus lebih kepada keuntungan semata tetapi lebih kepada sistem yang dihasilkan. Membangun kepercayaan antara seluruh level dalam project management termasuk di dalamnya bukan hanya antara pihak pengembang tetapi juga dengan client. Dengan cara yang baik, adanya trust relationship yang bagus, project management yang baik, team yang baik yang memiliki kemauan dan rasa memiliki yang baik, pemimpin yang baik, gw percaya akan mencapai tujuan dari project yaitu menghasilkan sistem yang baik yang bisa dipakai untuk membantu orang lain meringankan pekerjaan mereka. Gw percaya itulah tujuan dari apa yang gw lakukan, tujuan sebagai seorang IT Consultant...

tsadeeesstttt.....

Jadikan panggilan jiwamu cerita suksesmu...

At The End

Kadang gw bingung apa tujuan ketika suatu organisasi dibentuk, apakah hanya murni untuk laba doang atau lainnya. Ketika kita baca di profile suatu organisasi mungkin yang kita temukan adalah hal-hal bagus dan positif lainnya. "Menjadi perusahaan no.1 di Indonesia, Membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menegakkan kebenaran, menumpas kejahatan dan angkara murka".. itu organisasi atau pendekar dunia persilatan coba...

Tetapi, lama kelamaan.. apakah visi dan misi organisasi itu akan tetap ada?? apakah akan tetap dipertahankan?? Gw terus terang ragu akan itu...

Ketika kita bergabung dalam suatu organisasi, sedikit banyak ada kesamaan antara kita dan organisasi itu.. Kita punya tujuan yang sama.. setidaknya adalah orang-orang yang berpikir seperti itu.. satu orang aja.. gw misalnya... believe it or not..

Tentu kita berusaha memberikan yang terbaik untuk organisasi kita, apalagi ketika kita sudah dibayar misalnya.. itu bukan hanya menjadi 'usaha' tetapi sudah menjadi kewajiban kita...

----

Gw percaya, ketika kita bergabung dalam suatu organisasi dalam contex ini adalah perusahaan.. ada hubungan 2 arah di situ. Gw percaya, seharusnya hubungan antara orang dengan organisasi adalah mutualisme.. saling menguntungkan.. Bukan hanya itu, harus ada rasa saling percaya, saling dukung, dan lainnya untuk mencapai kondisi di mana hubungan terus dapat dipertahankan...

Tetapi terkadang, gk bisa dipungkiri kalau politik itu ada... dan terkadang.. kita hanya bisa pasrah nerimanya..

---
Buat gw pribadi, sampai detik ini udah seringkali gw merasa kondisi macam itu.. senang rasanya dan sangat nyaman. Tetapi ntah kenapa, dikarenakan situasi dan kondisi.. kadang rasa itu benar2 udah gk ada... Ada peribahasa.. "jangan pertanyakan apa yang negara berikan padamu, tapi pertanyakan apa yang kamu berikan pada negara?".. 
Sombongnya..bagaimana jika gw bilang kalau gw udah memberikan yang terbaik untuk organisasi.. pantas gk gw balik peribahasa itu???

----
 
Hehmmm... IT Consultant.. buat gw pribadi itu adalah tempat di mana gw dilahirkan sebagai programmer. Gw adalah programmer yang dibentuk di situ... bukan di kampus atau sekolahan...
Lima tahun gw di IT Consultant, lima tahun gw udah ngalami berbagai macam situasi project, 5 tahun gw berdarah-darah mulai dari level terhina sekalipun sampai gw ada di posisi saat ini.
Iya.. gw mau 'menyombongkan' pengalaman gw.. kalo itu yang kalian anggap sombong. Buat gw itu adalah keadaan sebenarnya.. fakta.. bukan sombong namanya.. sombong itu jika kalian tidak punya kemapuan tetapi berkoar2 bilang kalau kalian mampu...

Gw punya cita-cita dan impian di dunia IT. Cita-cita gw sangat tinggi dan naif, jadi lebih baik gw sendiri yang tau. Impian gw banyak. Gw punya impian buat ngebentuk tim impian gw lagi, ngerjain project impian gw, mempraktekkan project management impian gw sendiri..bla-bla-bla...

Gw percaya, untuk mewujudkan itu semua.. semua level di project bahkan yang terendah sekalipun adalah sangat berarti...Jadi jangan pernah meremehkan posisi apapun dalam project development. 
Yang menjadi permasalahan adalah, untuk mencapai keberhasilan project diperlukan sesuatu yang baik pula dalam setiap level itu... Sesuatu yang baik itu banyak parameternya. Gw gk butuh kesempurnaan dari orang-orang di level itu. Gw butuh niat, kemauan dan visi misi yang sama dari setiap anggota project. Orang pintar bisa dibentuk, asalakan ada niat dan kemauan...

---
5 tahun gw pikir adalah waktu yang cukup, sedikit banyak experience yang gw punya dalam project. Gw gk berani bilang kalau gw bisa membangun suatu project yang sempurna.. gk.. gw gk bisa itu..
Gw udah sering ikut, lihat dan menilai berbagai project selama ini, satu hal yang pasti.. gw tahu apa yang menjadi penyebab masalah di project itu.. Gw tahu ketika lu memperlakukan developer seperti itu akibatnya apa, gw tau ketika lu memperlakukan tester lu seperti itu apa yang akan lu hadapi.. Gw tau bukan karena baca buku.. gw tau karena gw udah ngerasain,lihat dan dengar itu.

Makanya ketika gw berada di suatu project, sebisa mungkin gw akan mati2an memperjuangkan itu supaya kesalahan itu tidak terjadi. Banyak cara yang udah gw lakuin untuk menyelesaikan itu.. mulai dari pendekatan halus, persuasif sampai cara keras sekalipun...
Bahkan gw sampai mengorbankan image gw sendiri.. Gw dicap keras kepala, tidak sabaran dan hal negatif lainnya...

Sayangnya.. gw berharap gw salah... tetapi ternyata tidak. Ketika gw udah berusaha untuk berbuat sesuatu yang terbaik buat project *setidaknya itu pendapat gw, dan tidak ada yang membantah, tetapi tidak ada juga yang setuju.. hanya diam*.. dengan berbagai macam pertimbangan.. ntah itu deal2 sama iblis mana, politik dan hal lainnya.. apa yang gw perjuangin itu hanya sampah belaka dan tidak pernah dianggap... Baru ketika apa yang gw takutkan itu terjadi, baru pada gerasak-gerusuk dan tetap aja tak ada upaya untuk belajar dari kesalahan... Gw gk ngerti jalan pikiran manusia..

---

Gw diutus untuk berperang dan diharuskan untuk menang. tetapi gw tidak dibekali peralatan perang yang memadai...Gw bisa menang tetapi terseok-seok dan berdarah-darah... Gw disuruh berperang dan harus menang, dengan bermodalkan pentungan doang.. dipikir gw jin??? Untuk memberikan hasil terbaik.. tentu gw juga butuh modal yang terbaik juga... Gw bukan dewa...

Jujur, niat gw sebagai programmer, percaya atau tidak.. gw mau membangun system yang terbaik untuk orang. Gw pengen apa yang gw bangun itu berguna dan bisa membantu penggunanya.. Gw sangat senang melihat ada orang yang terbantu dengan system yang gw buat. Gk perlu nama gw untuk dipampang di aplikasi itu.. gw udah punya rasa hormat tersendiri antara gw dan system yang gw bangun... Pertanyaannya adalah, apakah gw masih punya visi dan misi yang sama dengan tempat gw bernaung???
Idealis??? iya.. gw memang idealis.. Asala tau aja, idealis itu bukan sifat negatif loh...
---

Gw percaya, setiap apa yang gw lewati selama ini adalah proses supaya gw semakin kuat, supaya gw semakin siap dan gw harus selesaikan setiap proses itu.. Gw harus semakin menjadi kuat dari proses2 itu supaya gw bisa mencapai cita dan impian gw...
Apapun akan gw korbankan selama itu masih worth it, demi impian gw. Segala stempel negatifpun akan gw terima, karena gw tau apa yang gw lakuin.. suka atau tidak suka, ketika gw ngelakuan hal-hal negatif yang dicap orang.. itu adalah demi keberhasilan bersama juga...
Tetapi yah, segala upaya gw terkadang tidaklah berarti... gw gk bisa melawan semua orang.. gw gk bisa ngerubah semua orang.. gw bukan dewa... Tetapi gw gk perduli penilaian orang ke gw.. gw tau apa yang gw lakuin... Toh... orang-orang juga terima atau gk terima udah ngerasain kok apa yang gw perjuangin... munafik namanya kalau gk mengakui apa yang udah orang lain capai...

---
Hehmm... gk akan cukup mungkin segalanya buat ungkapin semuanya, karena gw juga bingung dan masih mencari jawaban..
---
Dan di saat semua tujuan gw tercapai, dan gw gk menyusahkan orang lain.. saat itulah gw pertanyain... apakah masih worth it gw berjuang bersama lagi????????

---
Ketika organisasi menuntut gw untuk memberikan yang terbaik dan itu udah gw lakuin.. apa salah gw juga menuntut sebaliknya ? bahkan itupun untuk kebaikan organisasi?? 

Kadang gw bingung apa tujuan ketika suatu organisasi dibentuk, apakah hanya murni untuk laba doang atau lainnya....

Gw gk terlalu memusingkan penghargaan orang lain ke gwGw gk takut orang lain berpikir negatif tentang gw. Gw tau apa yang gw lakuin.

Gw gk takut saat orang lain gk tau kemampuan gw. Tetapi gw takut saat gw gk tau kemampuan gw.
Gw gk takut saat orang lain gk menghargai gw. Tetapi gw takut saat gw gk bisa menghargai diri gw sendiri.

see yaa..

IT Consultant

Bertahun-tahun gw sudah melanglang buana di It Consultant aseekkk.. dan celakanya sampai saat ini gw masih aja mencari-cari IT consultant idaman gw.
Gw ngerti, bahwa gk ada organisasi yang sempurna tapi ini lain soal.

Sampai detik ini gw ntu masih aja berharap gw akan menemukan IT consultant yang bener2 bisa mengimplementasikan project development yang baik dan benar. Kenapa gw bilang baik dan benar karena sampai saat ini menurut gw masih melenceng dari jalan kebenaran :p

Idealis,... katanya gw seperti itu. Apa idealis namanya kalo kita menginginkan dan mempertahankan sesuatu yang memang benar??? apa bukan realistis itu namanya??? Kenapa seakan-akan gw merasa istilah idealis itu menjadi bermakna negatif yah???

Gw punya project development impian gw tu seperti apa.. dan gw masih mencari itu. Banyak hal-hal yang menurut gw masih salah kaprah di sini. Gw bukannya hanya orang yang bisa berdarkan textbook saja, tapi gw berdasarkan praktik di lapangan... gw setidaknya sedikit banyak paham apa yang benar2 diperlukan dalam project development *setidaknya nurut gw :D. 

Gw paham 'do' dan 'dont' nya dalam project itu seperti apa.. dan orang-orang itu selalu saja berpikir mereka tahu segalanya mentang-mentang mereka pikir level mereka yang lebih tinggi dalam project development.. ckckkckck.. Gw sanksi kalo kalian tahu... setidaknya untuk orang-orang yang gw temui itu. Pleasee... gw ini dalam project development udah melalui level dari yang paling bawah sampai level saat ini. Dan gw lakukan itu bukan dalam waktu yang singkat.

Kalian.. PM misalnya.. jadi programmer setahun aja udah ngaku2 'gw juga pernah jadi programmer ndi.. jadi gw tau kayak gimana...' come on... gw aja yang udah 5 tahun jadi programmer masih banyak tanda tanya di kepala gw... ckckkckck...

Inilah kenapa dari dulu gw percaya, akan lebih baik semua level dalam project development itu posisinya diisi oleh orang yang berpengalaman. Semakin tinggi levelnya nurut gw akan lebih baik jika orang itu sudah pernah mendalami level-level di bawahnya supaya dia tau bagaimana mengatasi orang-orang di bawah itu..

Apa gw bikin IT Consultant sendiri aja apa bro??? Kesel juga nih lama-lama...

Project Tangguh


Dimulai sekitar setahun yang lalu, waktu itu gw masih beberapa bulan join di perusahaan yang baru. Alkisah, ada project baru dan gw diikutsertakan dalam project itu sebagai salah seorang member. Terus terang sama sekali tak ada masalah buat gw di posisi apapun, lagipula gw juga belum kenal betul adat istiadat perusahaan ini dikarenakan setelah beberapa bulan join di perusahaan inipun gw jarang sekali berada di kantor, otomatis gw juga gk tau 'tabiat' perusahaan ini. Yahh.. itung2 perkenalan dulu.
Semula tak ada keanehan sama sekali, semua terlihat biasa walaupun tidak wah. Tetapi selang beberapa waktu barulah ketahuan ada sesuatu yang tidak wajar di team project itu.

Asal mula ditunjuklah seseorang untuk menjadi lead developer di project itu. Dilihat dari usianya sudah sangat pantas untuk disebut senior dan terlihat memiliki pengalaman yang cukup mumpuni dalam project development. 

TETAPI apa daya, ternyata kenyataan berkata lain. Orang yang ternyata ditunjuk sebagai lead developer itu sama sekali tidak memiliki pengalaman dalam memimpin team dan project. Bukan pendapat pribadi tetapi ini juga sudah diakui oleh orang yang bersangkutan.

Melihat hal itu tentu sangat membuat gw kecewa. Gw tahu kalau hal itu tetap berlanjut maka project ini akan sangat terancam.. saya yakin. Buat orang lain, mungkin akan lebih memilih untuk pergi dan meninggalkan team itu. Kenapa? karena sudah pasti akan babak belur ke depannya.

Tetapi dikarenakan ego gw, tetap memilih untuk bertahan dan tetap berharap akan ada perubahan. Naif.. gw sangat naif sekali. Berbulan-bulan justru gw yang sebagai member biasa di team itu menghandle, mengajari dan bertindak sebagai leader bayangan buat orang itu.

Berkali-kali gw berusaha menasehati bahkan cenderung memarahi orang itu untuk melakukan kewajibannya sebagai seorang leader. Buat gw pribadi sebenarnya gk ada keuntungan sama sekali, malah lebih banyak ruginya buat gw. Gw cuma pengen project ini berjalan sampai selesai. Gw gk berharap banyak. Kelakuan gw seperti itu justru bumerang buat gw sebenarnya. Satu sisi gw bisa dicap sok tau, merebut pekerjaan orang atau berusaha sabotase jabatan orang. Lagipula ketika gw membantu dia, bukan gw juga yang dapat pujian/penghargaan justru dia... Dimana letak keuntungannya.

tetapi sekali lagi.. gw Naif...sangat naif terlalu berharap orang dapat berubah.... Berbulan-bulan gw melakukan hal itu. Korban pikiran, tenaga dan juga perasaan.. Sangat banyak..sungguh... gw sangat frustasi.. Gw gk mau jejak project gw ada yang gagal dalam karir gw sebagai programmer....

Singkat cerita, pada akhirnya tanpa perasaan bersalah orang itu malah berbicara ke atasan dan menyatakan untuk mengundurkan diri dengan alasan stress dengan jabatan dan tidak sanggup lagi. Segampang itu setelah dia tahu akan hal-hal yang sudah dilakukan oleh orang lain...
Yang lebih parah adalah seakan-akan yang menjadi penyebab adalah gw. Lucunya pada saat resign hari terakhirpun dia sama sekali tidak mau bertegur sapa dengan gw.. seakan-akan benci dengan gw. WTF...!!! seharusnya gw yang seperti itu yang sudah menjadi korban...

Gw marah, kesel, benci dan sangat dendam dengan orang itu. Setelah apa yang gw lakuin seakan-akan gw ditusuk dari belakang seperti itu. Dan sekarang gw yang harus melanjutkan pekerjaan yang seharusnya bukan sama tanggung jawab gw. Coba bayangkan, sejak awal gw yang lebih banyak mengerjakan bagian dari pekerjaan dia dan sekarang semua itu benar2 harus menjadi tanggung jawab gw.

Grrrr... sumpah.. gw marah. Sangat pengecut sekali orang itu.. banci dan tidak punya tanggung jawab sama sekali. Terus terang itu adalah hal terbodoh yang pernah gw lakuin dan terlintas dalam pikiran gw kalau gw sangat menyesal sudah membantu orang seperti itu.

Terus terang, ini adalah project paling tangguh yang pernah gw kerjakan. Kenapa? pertama.. beban pikiran dengan kejadian di atas. Kedua, gw sama sekali minim knowledge di project ini. Gw gk punya pengalaman cukup dengan environment yang digunakan untuk membangun sistem di project ini. Alhasil, gw harus terseok-seok ketika mendesign dan development sistem baru ini. Sangat terseok-seok. Itu adalah salah satu kesalahan terbesar dalam project development bilamana developer tidak mempunyai kemampuan dalam project management, sangat...sangat besar sekali kesalahan itu.

Ketiga, ternyata faktor client/user sangat besar juga di sini. No offense, gw harus bilang kalau clientnya kurang begitu kooperatif, tidak konsisten(sangat), banyak perubahan dan agak kurang bisa diajak kerjasama. yah walaupun mereka seperti itu juga dikarenakan alasan sebelumnya juga... Tipikal client seperti ini.. hehhmm.. tak akan dibahas di sini..:p..

Banyak hal yang perlu diperhatikan dalam sebuah project management supaya project bisa berjalan dengan baik. tak akan dibahas di sini juga:p

Dan sekarang, walaupun terseok-seok dan berdarah-darah dan setelah telat setengah mati, akhirnya project ini sudah dinyatakan live. Gw tahu sebenarnya project ini dipaksakan untuk live. Tetapi setidaknya pekerjaan/tanggung jawab gw akan segera berakhir/minimal berkurang.

Yah...gw sudah tahu hasilnya. Apapun pendapat orang, gw akan terima semua salah dan dosanya project ini. Satu hal yang gw akui, walaupun project ini 'live', walaupun ntah bagaimana nanti pada saat setelah live, maintenance dan lainnya... gw udah putuskan kalau buat gw... gw mengalami kegagalan di project ini...Yah.. saya gagal di project ini... saya akui kalau saya gagal. Tetapi satu hal, sangat omong kosong jika disebut dalam project management bahwa project hanya menjadi tanggugn jawab satu orang saja. tetapi tetap saja,... kegagalan tetap saja kegagalan.... tak ada pembelaan...

-----------

Hal positifnya, pertama, gw semakin kaya akan tabiat seseorang yang gw temui. Kedua, gw semakin berpengalaman dalam project management . Ketiga, mental bertambah kuat walaupun gw sudah sangat yakin kalau mental gw sudah sangat teruji pada saat di Balikpapan dulu :p. Keempat, secara teknis skill gw bertambah dan itu merupakan salah satu cita-cita gw dulu dari beberapa tahun lalu. Sekarang hal yang ingin gw pelajari dulu sudah tercapai.

Langkah selanjutnya, setelah ini akhirnya berakhir... hehhmmm.. mungkin take long break or looking for another challenges or resign...???? who know... Just remember a few month ago i already take a consideration to runaway  after this all shit end...:)


PS: for a pussy guy who leave his responsibility and don't know how to thank to people who help you.. this is for you 
"GO F*CK YOUR SELF, B*TCH !!!...."


Antara Coding dan Impian

Gw gk tau mau sampai mana harus gw gali dunia programming ini. Semakin lama gw gali, semakin gw gk menemukan dasar. Mungkin, gw nge-galinya ke samping kali bukan ke bawah.. ;p. 

Sebenernya udah cukup cape juga bergelut di dunia satu ini. Tapi gw gk punya cukup keberanian buat ninggalinnya. Gw gk bisa bayangin keseharian gw jika gw harus ngelepas semua ini.

Gw punya impian, sama seperti kebanyakan manusia lain. Ingin bahagia, sukses, bebas hidup tenang dan berkecukupan nanti. Tetapi gw juga punya impian lain... 

Gw mau menjadi 'hebat' di dunia yang gw geluti ini. Gw suka ketika gw bisa membuat sebuah sistem dimana orang akan terbantu dengan apa yang gw buat. Walaupun susah, banyak halangan, harus menguras otak.. ketika berhasil itu terasa menyenangkan dan memuaskan. 

Bahkan untuk melakukan itu semua gw harus melalui banyak pengorbanan. Merasa gagal, tidak mampu atau bahkan tidak berhasil. Terkadang gw ngerasa kemampuan gw tidaklah bisa diandalkan, tidaklah cukup untuk melakukan itu semua. Tetapi, demi impian itu, itu harus dilalui... itu adalah perjalanan yang gw yakini akan membuat gw mencapai impian gw.

Masalahnya adalah, terkadang gw ragu... apakah 2 impian itu bisa jalan bersama???

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------


When I Grow Up

“Apa cita-citamu? nanti, kalau udah gede mau jadi apa?”

Pernah nggak kalian waktu kecil denger pertanyaan itu, ntah dari orang tua, teman atau guru. Masih inget gk kalian jawab apa waktu itu? Itu dulu waktu kecil, sekarang ketika kalian sudah beranjak dewasa apakah pertanyaan itu masih kalian dengarkan? Mungkin kebanyakan nggak yah…karena kita udah dianggap punya keputusan sendiri buat menentukan jalan hidup kita masing2.

Coba kita flashback sebentar. Apa cita-cita kalian waktu kecil? dokter, presiden, guru, polisi, menteri,insinyur dan lain-lain. Atau kalian tidak punya cita2? Coba bayangkan, dulu, apa kehidupan yang kalian bayangkan jika sudah dewasa nanti.

Saya pernah…

Saya pernah kecil dan saya pernah punya cita-cita. Saya masih inget dulu apa jawaban dari pertanyaan di atas sewaktu kecil dan itu memang menjadi cita-cita yang serius waktu itu bukan hanya di mulut saja. Cita-cita itu bisa muncul buat saya dan tentu buat kita semua, pasti ada penyebabnya. Inspirator, mungkin saat ini kita menyebutnya demikian.

Saya mau jadi PM. itulah cita-citaku waktu kecil.

Itu serius, saya memang bener2 ingin jadi PM. Aneh kan? waktu kecil saya udah mau jadi Project Manager padahal jadi programmer aja baru seumur anak kucing. ckckckck…luar biasa……

Bukan ithhoooooo….PM maksudnya Polisi Militer bukan Project Manager.

Yup…itu gara2 bokap punya temen seorang polisi militer. Dia sering berkunjung ke rumah. Yang saya tau dulu sih dateng buat berkunjung aja. Tapi sekarang kalo dipikir2 konyol juga kalo sering berkunjung tanpa ada maksud apa2. Aparat + Sipil + mata sipit= $$…tebak aja lah…Smile with tongue out

Kesannya gagah banget ngeliat dia waktu dateng ke rumah dengan jaket kulit dan motor dinasnya. Apalagi dengan pakaian lengkapnya..wuiiihh…pangkatnya berjejeran..khereeeennnnn…

Itulah yang menginspirasi saya buat jadi PM. Dan semenjak itupun dia menjadi inspirasi saya. Saya mulai ikut kegiatan ekskul di sekolah, mulai dari pramuka, PKS, OSIS. Kemping sana sini. Pokoknya yang berhubungan dengan kepemimpinan dan bela negara lah..aseeekkkk…Open-mouthed smile

Tapi gk tau kenapa, makin lama cita2 itu justru menghilang. Yang tersisa hanya semangat2 dan pengetahuan tentang hal2 yang berhubungan dengan itu. Ntah apa yang membuatnya bisa hilang seperti itu. Apakah karena memang niatnya yang nggak kuat atau lingkungan yang membuat saya melupakannya. Apakah karena terlalu sibuk sekolah, main atau karena dunia yang sudah menentukan.

Setelah beranjak dewasa pun cita-citanya berubah lagi dan sampai sekarangpun masih..walaupun sebenernya sudah lumayan tercapai. Yah setidaknya masih ada hubungannya dengan apa yang kupelajari selama ini. Mau jadi backpacker…;p. Saya menyukai kebebasan dan ingin mengetahui banyak tentang isi dunia ini(aseekkk), saya ingin menikmati ciptaan Tuhan yang beragam. itulah penyebabnya. Anggap aja sekarang lagi backpacker-an ^^.

Waktupun berlalu tanpa disadari, anak daerah yang begitu tamat SMA ‘diusir’ ke kota yang penuh dengan tanya...lebih baik di sini..rumah kita sendiri..segala nikmat dan anugrah yang kuasa..semuanya ada di sini…rumah kita…(^_^),
kuliah, ambil jurusan IT tanpa punya pengetahuan apa2 soal IT, belajar, lulus, wisuda dan tiba2 saja saya tersesat di jalan ini. Jalan seorang programmer dan tidak berniat untuk kembali ke jalan yang benar. Tidak ada jalan kembali dan memang saya tidak mau kembali.

Sungguh jauh melenceng. Dari seorang PM menjadi programmer. Bahkan dalam makna lain “PM” pun itu berarti penurunan kasta..sungguh terlalu Bang Haji…

Cita-cita adalah impian, tujuan hidup dan berusaha untuk dicapai. Silahkan untuk memiliki cita2, impian yang banyak dan tinggi. Selama mau berusaha, percaya aja pasti tercapai.

Mau jadi programmer hebat, orang kaya, mau masuk surga, mau jadi orang tua yang baik, mau jadi pacar yang baik, mau jadi manager, mau jadi bos, mau jadi pedagang yang sukses, mau jadi backpacker, mau kuliah, mau punya pasangan yang baik, pengen punya banyak teman...itu semua cita2. Nggak ada yang ngelarang.

Usaha, doa dan pantang menyerah..mungkin itu kuncinya kata orang bijak. Berusaha dengan gigih dan baik, jangan lupa berdoa, jangan mudah menyerah. Yup..jangan mudah menyerah. Untuk jadi seorang pemenang tidaklah mudah. Menyerah=kalah. Jadikan keinginan untuk menang sebagai pemicu semangat.

You think losing is fun? I hate losing more than even I wanna win(Billy Bean).

Bagaimana dengan kalian? apakah cita-cita kalian sewaktu kecil udah tercapai? Bagaimana cara kalian mencapainya? Atau justru tidak tercapai, atau jauh melenceng seperti saya? Kecewa dengan keadaan sekarang?

Di dalam kehidupan ini Kita pasti mempunyai impian Tetapi tak selalu terjadi(Ari Lasso)

Kalau tercapai bagus…Kalau tidak dan ternyata seiring waktu cita-cita kalian berubah juga tidak apa2.
Itu mungkin wajar karena seiring waktu kita menemukan sesuatu yang lebih baik untuk kita. Atau bisa jadi juga seiring waktu itulah kita menyerah dengan keadaan. 

The future depends on many things, but mostly on you(Frank Tyger).

Tanpa kita sadari kita semua punya cita-cita yang sama. Ingin punya kehidupan yang baik. Itu makna secara generalnya. Kalau kalian merasa hidup kalian sudah baik, berarti sudah tercapai. Pengen lebih baik?harus.. jadikan itu cita-cita baru kalian. Saya???hehmmm....

Dan kini kubiarkan Masa lalu menghilang Dan tanpa beban Aku meninggalkan belakang(Peterpan)

Jika diberi kesempatan sekali lagi untuk menjawab pertanyaan itu..”nanti, kalo udah gede mau jadi apa???”…sekarang saya udah gede dan saya tau jawabannya…When i grow up, i want to be...saya akan jawab…  

spoiler for i want to be :

I want to be Andiwijaya..
that's it...

Sekarang saya tau kenapa orang sering bilang "be yourself". Menurutku, setiap orang punya potensi yang luar biasa dalam dirinya, yang belum tentu dimiliki orang lain. Hanya dirinya sendiri yang mampu meng-explorasi secara maksimal potensi dalam dirinya itu. Potensi dalam diri manusia itu tidak terbatas. Dia bisa menjadi 'apapun' yang dia inginkan, bahkan melebihi cita-cita yang dia tetapkan sendiri...
Salam super saudara...
Andi Teguh
Smile with tongue out

Little Holiday


Yoo..what'sup brader...long time no meet. Sudah bertahun-tahun kita tidak bertemu(lebayyyy..). Sudah banyak yang kita lewati selama ini. Mulai dari banjir sampai demo (gw sampai sekarang masih penasaran, knapa setiap naik BBM selalu demo. Gw bukannya gk setuju demo, kalo diajak juga gw ikut ^^. Terserahlah, itu hak kalian buat nunjukin aspirasi loe semua. Tapi yang kadang gw kepikiran, knapa kalo harga rokok naik gk ada yang demo???:D).
Oke, disini gw ringkasin aje slama ini yah..sejauh yg gw inget ^^(kalo emank pada mau tau....kalo gk mau silahkan pergi..^^). And...here we go..piece of my story ...

Cuti
Ehhmm...heran kah kemana gw ngilang selama ini???kerja cui..cari duit. Loe pikir gw udah mampusss apa???^^. Sebelum paskah, Kamis putih masih di Jakarta, besoknya langsung cabut....liburan, ambil cuti seminggu(aseekk...gw demen dah ama neh kantor, pro banget...:p), Langsung pakai jurus kucing, kabur tak berbekas..:D. Pulang Bangka buat chinMin-an + Paskahan+Koko Married. Dari SoeTa sampai di bandara Depati Amiu(read: Depati Amir) Pangkalpinang, Bangka^^,  Dengan sambutan si kucing+anjing, the holiday begin....

Jumat Agung
Jumat Agung di gereja Katedral, Bangka,bareng temen 3 Diva yang udah dikalahkan Jakarta ^^. Dateng telat, duduk di luar, ujan lagi....

Belajar Biologi
Yap, belajar Biologi. Bingung kan knapa bisa belajar biologi waktu liburan??? Waktu itu gw liat proses pemotongan b*b* sampai gw liat seluruh bagian tubuhnya. Tenang, bukan ini kali pertama gw liatnya. Mau gw ceritain??? pertama lehernya ditusuk, terus disiram pake air mendidih,trus lehernya dipenggal tapi sebelumnya dipatahin dulu,terus....^^...sudahlah, mending jangan gw terusin yah...gw nunggu abis dipanggang aja deh..;p.

Sabtu Vigili
Malam paskah, di gereja Bernadeth, Pangkalpinang. Gereja gw waktu kecil sampai SMA. Sampai sana ada anak2 kecil jual lilin paskah, kreatif...^^. Terus ternyata di sebelah gereja sudah berdiri SMA gw waktu dulu(gedung baru)...Set dah..3 tingkat sekarang, gk sia2 bertahun2 mungut SPP yang gede perbulan ^^. Selamat Paskah,Tuhan memberkati.

Nenek2 tomboy
Liat cewek tomboy udah biasa kan??? baru kali ini gw liat nenek2 tomboy, ngerokok lagi!!! Rokonya linting lagi...bujug dah...tapi udah punya cucu...metal abis tu nenek2.

Married
Bukan gw kok yg married...:P. H-1 married, tradisi orang chinesse ada yang namanya 'sing ciu li' atau bahasa indonesianya seserahan kali yah. Jadipihak cowok ngasih barang2 buat 'bayar' keluarga ceweknya. Begitu sebaliknya. Barang2nya macem2 mulai dari baju, sampai yang aneh2. Gw gk inget ^^. Ada kejadian lucu, waktu seserahan itu, salah satu barangnya adalah ayam sepasang yang diikat ditaroh di atas tampah. Ehh..ayamnya terbang...^^. Hari Hnya....ada tradisi yang namanya liang pai...intinya berupa pernghormatan buat yang lebih tualah. Pengantin ngasih minum teh+arak sebagai tanda penghormatan. Sekalian waktu liang pai itu , keluarga ngasih 'bekal' buat pengantin ada yang berupa angpao,emas, cincin dll. Saudara juga termasuk loh...ngasih juga...T_T...Ntar kalo giliran gw..bakalan banyak yang ngasih...$_$.
Malemnya ternyata banyak banget yang dateng ke rumah, penuh tuh kotak angpao..^^.
Ouu.iya...ini dia salah satu yang gw sukai di Bangka. Selama 'kesibukan' perayaan ini, hampir sepenuhnya dikerjakan oleh keluarga sendiri, tetangga2. Budaya gotong royong + kekeluargaannya masih lumayan kental di sini. Damn, That's good...

Wisata kuliner
Time to eat!!! let's start from Chap Choi. Kita cari kemana pun berada ^^. Abis itu Hok Lo Pan..damn...it's good...susah cari Hok Lo Pan asli Bangka di Jakarta. Apa lagi??? otak2, mpek2, sui mien,kemplang,keretek,lempuk,es campur, bakso langganan gw waktu SMA,dll...(ngiler yah???dateng aja sini...ntar gw ajak makan yang banyak, biar gendut. Gk apa2 gendut. Gw suka kok yg gendut. Buktinya kucing gw gendut gw suka...^^. Tapi bayar ndiri yah...:p)

Meet the Genk
Pas banget kumpul2nya di acara pembukaan kebab punya temen. Namanya "Moo Kebab" alias "Kebab Sapi". Ehmm..strategi marketing, biar keliatan rame, nongkrong di depannya, jadi banyak yg penasaran terus dateng...:p.

Mission Possible
Langkah selanjutnya adalah menjalankan misi yang udah disiapkan jauh2 hari sebelumnya. Survei, belajar,kalkulasi..:p..bingung kan??? That's secret missions in Bangka Island..^^

Next Steps
Back to works, back to coding, back to business. The holiday is over. Back to BalikJeruji
(read BalikPapan)..uppsss... ^^.Deeehhhh...:D

The Power of Toilet


Toilet alias WC alias jamban, siapa yang tak kenal sama tempat yang satu ini. Kalo lagi mules2, gatel2,kebelet maka tempat ini menjadi tempat paling favorit umat manusia di muka bumi ini. Toilet menjadi tempat 'tongkrongan' yang nyaman pada saat kita sedang berada dalam situasi yang 'kesusahan' :D.

Tapi ada satu hal yang mungkin sebagian orang sadari. Ntah itu benar atau tidak tapi gw sendiri sering mengalami. Pada saat lagi jongkok di toilet(jongkok??? ketauan dah toilet di kontrakan gw toilet jongkok bukan toilet duduk...;p), bengong gk keruan, ngelamun, ntah kenapa sering kali muncul ide2 brilian. Ide2 itu bisa berupa inspirasi atau suatu pemecahan terhadap masalah yang sedang dihadapi. Dan anehnya lagi buat gw, seperti tiap toilet seperti itu. Sama, adalah tempat yang penuh ide.^^

Misalnya, di toilet lah gw sering nemuin algoritma2 buat codingan kalo lagi stuck. Lagi puyeng2 mikirin codingan error nggak tau salahnya dimana, atau nggak dapet algoritma buat nyelesein suatu kasus pemrograman. Udah, break dulu, ke toilet, buang air kecil,cuci muka dan tiba2 tuing....ada aja terlintas di pikiran ide2 untuk menyelesaian kasus tadi, dan rata2 cukup berhasil atau setidak2nya cukup untuk penguat ide2 yang sudah ada sebelumnya. (Gw curiga di kantor lama dulu, toiletnya sepertinya ada penunggunya. Bisa jadi penunggunya adalah programmer, soalnya banyak kasus2 pemrograman gw yang terpecahkan di situ. Makanya kalo lagi koding dulu di sana gw sering ke toilet...^^). Untung gw gk bilang dulu kalo sering dapet inspirasi di toilet. Coba kalo bilang, bisa2 gw disuruh coding di toilet sama si boss.:D.

Sebenarnya masih banyak inspirasi2 yang didapatkan di toilet, bukan hanya terbatas di pemrograman tapi juga hal lainnya. (Tapi kalo yang ini sih emank gara2 lagi mikirin codingan, trus dapet bonus inspirasi buat nulis artikel soal the power of toilet ini...:D).

Yang menjadi masalah, kok bisa sih???tempat seperti itu kok bisa mendatangkan ide2 sedahsyat itu???(lebayyyy...:p).

Biar gw coba jawab dengan jawaban yang ilmiah sedikit(biar gw gk disangka musrik, gara2 nyangkain toilet ada penunggunya..^^). Toilet adalah suatu tempat bagi kita untuk melepaskan sejenak rutinitas kita. Ntah itu kita lagi sibuk bekerja, bangun tidur, beraktivitas dan lain2. Ruangan toilet itu sejenak membatasi kita untuk hanya melakukan satu hal yaitu 'sesuatu' :D(alaaahhhh...).

Kita sejenak menjadi 'terasing' dari dunia luar. Yang ada hanya kita, toilet dan 'sesuatu' itu saja. Jadi apa intinya???

Bagi kebanyakan orang, untuk mendapatkan suatu ide, inspirasi dibutuhkan suatu ketenangan, kesunyian,kesendirian(^^). Jauh dari hal2 yang bisa mengganggu antara kita dan inspirasi yang kita cari itu. Dan faktor2 itu ada di toilet!!! Sejenak saat kita berada di toilet, kita jauh dari hiruk pikuk kota, kemacetan,polusi(alaahhhh...apa sih...^^). Kita sejenak melepaskan diri dari kesibukan kita, kita tenang, tidak ada yang mengganggu dan di situlah kita bisa berpikir dan rata2 umat manusia bisa berpikir pada saat berada dalam ketenangan(kecuali kalo udah meninggal yah...walaupun meninggal dengan tenang, masa iya masih mau mikir juga..:)).

So??? Pengen cari ide, inspirasi atau sedang dirundung masalah dan tidak ketemu solusinya??? Jangan malu2 segeralah pergi ke toilet. Duduk,diam, tenang dan berpikir...^^.

Reference: Inspirasi saya ada di toilet

Kitab Undang-Undang Hukum Programmer(KUHaPe)


Setelah melanglang buana sebagai programmer di consultant(aseekkk..padahal baru 1 consultant..;p)dan bertemu dengan berbagai tipe orang2 IT dan non-IT,waras dan sakit jiwa,makhluk halus dan makhluk kasar,bersemedi tujuh hari tujuh malem,maka terciptalah Kitab Undang2 Hukum Programmer versi beta 1.1 (0_0)...;D

Pasal 1:
Programmer adalah seorang kacung,tetapi seorang kacung belum tentu seorang programmer.
Pasal 2:
Programmer di suatu tempat harus menjadi dewa,maha tahu segalanya soal IT.
Pasal 3:
Programmer tidak boleh pulang sebelum matahari terbenam,kalau pulang sebelum matahari terbenam maka besoknya harus pulang saat bulan purnama tepat berada di atas kepala.
Pasal 4:
Programmer yang baik harus selalu menyiapkan kemenyan karena saat PM bersabda "gw nggak mau tahu,ntu project harus kelar bagaimana pun caranya.Mau pake jin,pake setan kek,gw mau ntu project kelar,titik!!!",programmer sudah siap bakar tu kemenyan untuk memanggil 2 makhluk itu.
Pasal 5:
PM selalu benar, kalau PM salah maka programmer harus siap-siap untuk disalahkan.
Pasal 6:
Programmer harus memakai headsead biar kalo dimarahin pura2 nggak denger.
Pasal 7:
Programmer harus siap bekerja di bawah tekanan bahkan di bawah meja.
Pasal 8:
Programmer haruslah seorang yang multitalent,karena seorang programmer yang baik harus bisa menjadi seorang developer,analis,kacungis,kabelis.
Pasal 9:
Programmer harus bisa copy paste terutama copy paste algoritma orang ;D.
Pasal 10:
Programmer yang baik tidak boleh membuat codingan sampah.
Pasal 11:
Programmer yang baik tidak boleh kabur ke end user ;p
Pasal 12:
Programmer yang baik adalah programmer yang membuat program sepaket dengan bugsnya,karena kalau tidak ada bugs kasian testernya nggak ada kerjaan.
Pasal 13:
Programmer yang baik harus jago ngeles biar bisa terhindar dari kesalahan.
Pasal 14:
Programmer yang baik harus membuat program sesuai scope of project kecuali kalau scopenya cacat!!!
Pasal 15:
Programmer cuma ada dua jenis, junior sama senior.
Pasal 16:
Programmer yang baik tidak boleh kabur saat projectnya belum kelar ;D
Pasal 17:
Programmer yang baik harus bisa menterjemahkan bahasa manusia ke bahasa pemrograman saat development dan menterjemahkan bahasa pemrograman ke bahasa manusia saat UAT.
Pasal 18:
Programmer yang baik tidak boleh membuat nama variabel dengan nama pacarnya atau nama dinastinya.
Pasal 19:
Programmer yang baik harus ngoding dengan rapi, tidak boleh ngoding di sembarangan tempat apalagi di tempat sampah ;p.
Pasal 20:
Programmer yang baik adalah programmer yang ngoding sendirian,tidak boleh bawa2 temen2nya dari kebun binatang dan dari neraka jahanam termasuk bahasa pemrograman dari daerah bajindul itu... terutama pada saat error;D
Pasal 21:
Programmer yang baik selalu menyisahkan bugs untuk user supaya user deg2an dan membayar biaya maintenance ;p

life for laugh,laugh for life
life for coding,coding for life