The Birth

Tumbuh dan berkembang di Pulau Bangka. Menghabiskan masa kecilnya di sana sampai dengan SMA.

Play, Learn and Grow

Bermain, belajar dan tumbuh di pulau Bangka, salah satu pulau terindah. Bermain untuk kesenangan, belajar menghadapi hidup dan tumbuh bersama orang lain.

Life for Something

Hari demi hari-senang,sedih,tawa jadi bagian dari hidup. Tantangan?Apa seninya hidup tanpa tantangan?

To be Somebody

To be somebody or nobody. Life for something or nothing. Work hard, Play hard, Die hard to achieve dreams.

Rest in Peace

Life for nothing or die for something. When the time coming, He will gone but never forgotten.

Hanya Ini Bapa yang Ku Bisa

Saya harap saya yang salah... atas apa yang saya perkiraan.
Mudah-mudahan tidaklah benar jika memang ada orang yang diam-diam memperlakukanku seperti itu.
Saya harap ini hanyalah pikiran jahatku saya yang sedang berusaha menacari penjelasan.
Tidak ada orang yang sedang membentuk opini kepada orang lain terhadap diriku...tidak ada.
tetapi jikapun ada,.... saya tidak bisa berbuat apa-apa....

Manusia tidak bisa lepas dari masa lalunya.
Suka atau pun tidak suka.. masa lalu tetaplah sudah menjadi bagian dari dirinya..berapapun buruknya.
Tidak semua orang bisa menerima masa lalu orang lain...itu adalah hak orang itu...
Manusia pun tidak bisa berbuat apa-apa untuk itu... 
Manusia tidak punya kekuatan dan kuasa untuk menghilangkan masa lalu dari kehidupan manusia...
Saya sudah tidak perduli dengan masa lalu yang tidak bisa diterima orang lain...saya tidak perduli...untuk apa jika itu hanya untuk melemahkan dan membuatku menjadi pengekangku untuk masa depan.
Saya pun tidak perduli jika orang-orang menjadikan masa lalu sebagai senjata untuk melemahkanku...
tidak..saya tidak perduli...
...........................

Saya tidak tau.. saya sudah berusaha semampunya dan sekuat tenagaku.
Kau tau apa yang kulalui selama bertahun-tahun ini, itu adalah jalan yang kuyakini dan kuanggap merupakan jalan yang Kau kehendaki.
Saya rela bertahun-tahun menapaki jalan itu walaupun saya tau jalan itu penuh dengan rintangan..tapi saya percaya dan tetap menajalaninya...walau dengan segala resiko, kerugian, waktu yang terbuang dan lainnya yang berimbas pada saat sekarang ini. 

Saya sudah berusaha dan masih berusaha.
Saya tau bahwa saat ini situasinya sudah jelas.. memang saya gagal...
Saya sedih, malu, marah, kecewa dan selalu mencari pelampiasan dengan menyalahkan perjalanan yang terlalu lama selama bertahun-tahun ini.
Saya selalu bertanya kembali..untuk apa perjalanan yang selama ini saya tempuh..apakah hanya kesia-siaan saja?

Saya juga tidak bisa mengulang waktu...Kau tau saya tidak bisa melakukan itu.

Tetapi saya tetap tidak menyesal walaupun berat rasanya. Saya sudah melalui itu dan itu membahagiakan buatku walaupun resikonya harus kutanggung sekarang.

Tidak..tidak..ini tidaklah seburuk itu...
saya masih akan berusaha..
saat ini saya gagal tetapi saya tidak akan menyerah...
Walau mulut ini berkata menyerah...
tidak...
Saya tidak akan menyerah..Saya tidak akan pernah menyerah...saya bukan orang seperti itu.
Kau tau itu.

Fokus....satu-satu An, satu-satu.. 
SATU-SATU WOIII.....
............

Allah Bapa sungguh besar kasihMu
Engkau selalu hadir dalam setiap langkahku
Sungguh indah ku menjadi anakMu
hidup dalam kasihMu, kasih yang tak ternilai

Tak sanggup aku membalas kasihMu, 
hanya ini Bapa yang ku bisa
Bapa trimalah persembahan hatiku, 
nyanyian pujian kepadaMu
Ini diriku jadikanlah alatMu, 
trimalah Bapa persembahan hati

~persembahan hati


If you want to be strong then learn how to fight alone

Hey You... LIFE.....I Still Stand Here..!!!

Ajaran Cinta Kasih

Cinta Kasih 
Karena saya diajari cinta kasih oleh Bapa saya.
Cinta kasih, kasih sayang sesama manusia, mengampuni dan memaafkan...itulah yang diajarkan kepada saya. Itulah kenapa saya memilih menapaki jalan ini. Tidak bisa dipungkiri, ada yang salah kaprah dalam mengikuti suatu ajaran..tetapi yang mana ada yang tidak salah jalan?

Sebenarnya lebih banyak dengan urusan "tidak perduli" tetapi juga sempat untuk mencari tau dan akhirnya saya sadar dan kembali lagi ke jalan yang semula. Ini yang saya rasakan paling cocok dengan saya dan saya percayai. Jangan kau harapkan manusianya...jangan...

Kenapa orang-orang menyebarkan kebencian, karena hanya kebencian yang dia miliki.

Saya tidak bisa menemukannya di jalan yang lain. yaa..mungkin karena saya tidak mencarinya dengan benar... tapi tetap saja... ajaran ini yang pertama saya temukan...yang mengajarkan cinta kasih.

Itulah kenapa kami sering diam, tidak membalas ketika disakiti...susah memang...kadang kami juga tidak sanggup dan akhirnya melanggar... tetapi itu tetap masih ada di dalam diri kami . Saya suka kedamaian dan ajaran ini memberikan dan mengajarkan kedamaian juga.

Apapun itu, buatku semuanya hanyalah bagian dari sejarah...kau tidak pernah tau menyeluruh sejarah apa yang sudah terjadi sebelum kau ada di muka bumi ini.

Menurutmu Tuhan itu hanya mencintai satu golongan saja? Tuhan itu hanya merestui satu golongan saja?... bagaimana yah mengatakannya jika kau berpikir seperti itu.... :D

Tuhan yang saya yakini tidak memberikan syarat seperti itu...

Emosi membabi buta bisa menggelapkan jalan begitu pula dengan kebencian yang sudah mendarah daging. Tanpa mencari tau dengan baik manusia dengan mudah bisa dibodohi dan celakalah orang-orang yang juga sempit pikirannya karena akan mudah terpengaruh. Setiap manusia memiliki kebaikan bahkan yang jahat sekalipun...tetapi sudah hakikatnya manusia untuk selalu mencari kesalahan orang terlebih dahulu daripada kebaikannya. Bahkan, seribu kebaikan pun akan sirna...

Beranikah kau mencari dan mengakui kebaikan orang lain?

Cinta kasih kepada sesama manusia, memaafkan dan mengampuni... itulah kenapa saya mengikuti jalan ini.

~Tabayyun dan Tatsabbut
.................

Manusia
Kenyataan pahit, terlepas dari etnis,suku atau agama...memang dasar manusia khususnya negara ini susah untuk belajar menghargai orang lain. 

Tidak pernah mau mengalah. Contoh sederhana, lihatlah di jalanan ibukota. Tak ada yang mengenali wajahmu, bahkan mungkin matamu..kau hanya seonggok daging yang disebut manusia. 
Tapi apa yang kau lihat. Banyak yang hanya mau menang sendiri, membahayakan orang lain, memaki orang lain...

Tidak terlalu benar juga bahwa di negara ini minoritas akan selalu teraniaya. 
Buktinya, lihatlah kalangan minoritas yang punya kekuasaan.. mereka bahkan berteman baik dengan mayoritas...
Masalahnya hanya si kaya dan si miskin... 
Celakalah kamu jika kamu minoritas dan juga miskin.

Tabiatnya manusia untuk selalu mau berkuasa, selalu mau berperang. 
Manusia selalu mau dihormati tetapi tidak pernah mau menghormati orang lain. 
Mau diperlakukan seperti dewa tetapi memperlakukan manusia lain seperti binatang. 

Ntahlah itu hanya sedikit atau banyak. 
Tetapi perasaanku mengatakan..ini jauh dari sebagian.
Ini akan berlangsung cukup lama untuk manusia saling bersatu dan memahami.
Harus ada suatu symbol yang menyatukan..bahkan menakutkan. Jika tidak, perjalanan ini masih akan sangat panjang dan berliku tajam.

Berusaha menjaga kewarasan di tengah dunia gila ini.
Inilah pertanda dunia ini akan segera kiamat..kiamat kemanusiaan....

Hilang asa ini terhadap manusia...
Mengubah 1 orang saja susah apalagi seluruh manusia.

Jika memang manusia akan berakhir dengan kondisi seperti ini.
Kenapa Engkau masih mau menciptakan kami?

Spirit carries on
Ntah kenapa akhir-akhir ini gw merasa lemas sekali. Mungkin ada hubungannya dengan sesuatu yang gagal kuperoleh beberapa waktu yang lalu. Belum lagi persoalan lain yang menguras pikiran. Jadi selalu berpikir apakah hidup hanya untuk orang lain. Sampai mana batas manusia sehingga bisa disebut baik oleh manusia lainnya. Manusia seakan tidak pernah puas menilai orang lain dan selalu saja mengharapkan kesempurnaan dari orang lain, padahal dirinya sendiri masih perlu diperbaiki.
Tetapi apa daya, Bapaku mengajarkan cinta kasih kepadaku...

Terlalu banyak hal yang perlu kuperhatikan di saat yang bersamaan seperti sekarang ini. Kerjaan, keinginan, kehidupan pribadi, keluarga. Ntah mana yang harus kujadikan prioritas utama..semuanya diperlukan...untukku..untuk orang lain.

hehmmmmm...

Mimpi Kucing
Tau scottish fold? ntah kenapa semalam saya bermimpi mengejar anak kucing jenis scottish fold yang telinganya merunduk ke depan itu. Kucingnya berwarna kuning keemasan.. Kenapa tiba-tiba saya bermimpi mengejar anak kucing..bukannya anak perawan orang :D...

Dan ntah kenapa pula gw tiba-tiba pengen balik lagi ke Sumbawa dan camping di sana... Tidur berselimutkan bintang di padang ilalang hijau tepat di pinggir pantai dengan latar belakang bukit dan gunung rinjani. Jauh dari hiruk pikuk dunia.... Sensasi dan perasaan seperti itu..hehmmmm...tidak pernah lupa.

Hehmmm... sudahlah.... markitid...mari kita tidur...

Taulah

capek- letih- lesuh- pusing- lembur- mundur- full- lapar- maag- ribet- gembira- sedih- senang- kecewa- kesel- benci- bahagia- cemburu.

udah gitu.

tau lah.. apa kek...

serah lu dah.... 

bodoh amat... elu lah yg paling suci... elu lah yang masuk surga...sama teman, keluarga dan golonganmu... serahlah.... 

seneng..tapi kesel. iri???

pusing... gk bisa-bisa...tapi udah mepet

taulah... pusing pala beta.... mending menjauhlah... ngilang... 

These days - the stars seem out of reach
But these days - there ain't a ladder on the streets...u wowoowoooooo....
These days are fast, love don't last in this graceless age 
......

Alangkah Lucunya Negeri Ini(2)

Untukmu semuanya.

Mungkin kalian bertanya dan tak hentinya bertanya, ada apa dengan negara ini, ada apa dengan orang-orang di negara ini, kenapa ada orang-orang yang penuh kebencian dan pertanyaan lainnya. Saya pernah mencoba untuk berdebat dengan orang-orang seperti itu langsung dan tidak langsung, hasilnya menurutku percuma...Kenapa? seberapa tinggi usahamu dan seberapa masuk akalnya logika yang kupakai mereka tetap tidak paham. Bahkan ketika mereka paham pun, mereka akan selalu berusaha untuk mencari pembenaran bahkan dengan menyalahkan orang lain atau mengalihkan pembicaraan ke hal lain. Atau... ketika mereka sadar akan logika itu, mereka terlalu berat untuk mengakuinya. Itu kenyataannya.. Jadi, saya hanya mengingatkan... berdebat dengan orang pintar itu susah tetapi masuk akal...berdebat sama orang bodoh??? itu hal yang sangat..sangat...sangat susah.. Jadi mending gk usah, karena hanya menghabiskan tenaga lagipula saat kau meladeni orang bodoh, kau akan ikut menjadi bodoh. Saranku...hentikan perdebatanmu dan jawablah "anda benar".

Semua hal bisa dipikirkan dengan logika hanya saja ada hal-hal yang memang tidak bisa dicapai oleh logika manusia....iya..logika manusia...Ketuhanan misalnya. Pada saatnya nanti, ketika dijelaskan oleh-Nya...manusia akan mengerti dan itu pada akhirnya tetap akan menjadi sebuah logika..see...
Dan sekedar pengingat, setiap manusia tidaklah memiliki level logika yang sama.
Paham? masih gk paham juga? Nah itu, dah gw bilangin kan gk sama.

Sentil sana dan sini
Jangan sekali-sekali menyinggung agama orang lain KECUALI anda seorang pemuka agama yang punya banyak pengikut, bercahaya seperti malaikat, anda boleh mau bunuh pemuka agama lain, anda boleh berkata provokatif di depan umum, anda juga boleh nyariin bidan yang membantu kelahiran Nabi yang dikagumi orang lain.

Saya tau itu adalah isi dari kitab suci agama orang dan itu sakral sekali. Tetapi apa kalian benar-benar yakin orang itu menistakan agama kalian dengan segala kondisi yang terjadi di negara ini? Saya paham dengan beberapa ayat yang ada di kitab suci itu dan saya bisa terima walaupun ada beberapa yang tidak bisa saya terima juga *di luar kasus saat ini*. Sangat adil jika kau mengatakan bahwa saya tidak mencari tau semuanya, saya tidak tau isinya secara utuh.

Dengan maaf berkali-kali apakah manusia satu itu tidak bisa diampuni walaupun dia memang tidak ada niat sama sekali? Tidakah ada secuil saja ampunan dan rasa percaya dari niat baik manusia itu yang bisa diterima?
Apakah di dalam kitab setebal itu, hanya demi nurani,..tidak adakah ajaran untuk memaafkan dan mengampuni?

Keadilan buatku tidak bisa hanya dilihat dari satu sisi, walaupun saya sok-sok-an memuja keadilan mutlak *Akainu :D*. Seorang ibu yang mencuri makanan karena miskin untuk memberi makan anaknya yang kelaparan, menurutku tidak adil jika hanya dilihat dari pencuriannya saja.

Yah terlepas dari 'adil' atau 'tidak adil' atau bagaimana perdebatan tentang keadilan itu sendiri, sudah diketok palu, biarkan dia menjalani proses peradilan saat ini. Saya jujur malah iri dengan dia karena diberi kesempatan untuk menjadi bagian dari sejarah perubahan di negara ini...iri sekali. Iri juga dengan sahabat luar biasa yang dia miliki. Sekedar bertanya, tak adakah secuil empati ketika melihat hal itu? Jika tidak tak apa, Itulah jati dirimu...tergantung kau menyadarinya atau tidak.

Sisakan sedikit asa kepada negara ini bahwa hukum juga akan ditegakkan bagi orang lain. Tapi ingat, untuk semuanya jika tiba saatnya nanti jangan kau pura-pura tidak tau. Pada saat kau menuntut sesuatu pada orang yang kau lawan, jangan lupa untuk ingat jika suatu saat nanti kau dituntut untuk hal yang sama. Saranku, perluas informasimu dan berpikir terbukalah.

...
Untukmu yang merasa lemah hati dan tidak kuat menerima kritikan misalnya di Fb, tinggal unfollow/unfriend kan... gk usah ribet. Anda tidak suka melihat pandangan orang lain yang berbeda dari anda tetapi anda masih berada di 'lingkungan' itu..salah siapa sekarang? anda yang menyakiti diri anda sendiri. Konyolnya lagi begitu anda berada di luar 'lingkungan' itu, anda masih marah-marah di lingkungan anda..lah yang dengerin orang-orang anda sendiri...Sudah hakikatnya manusia untuk selalu mencari dukungan dari kesalahan/kebenaran yang diyakininya.

Untukmu yang kuat hatinya, jadikan hal-hal yang kau lihat sebagai informasi dan analisa dengan baik untuk mendapatkan informasi yang valid.

Untukmu, kubu-kubu yang berseberangan: fairplay, hentikan kemunafikan, buka pikiran, taukah kalian ada yang menari-nari tertawa di luar sana melihat segala hal yang terjadi di negeri ini? Inilah kesalahan fatalnya, orang-orang di negara ini terbiasa berkompetisi dengan menjatuhkan orang lain bukannya berjuang bersama mencapai tujuan..padahal itu sangat bisa dilakukan. Pada saat anda tersenyum dan berbahagia atas 'derita' yang dialami orang lain, dalam bentuk apapun. Pada saat kau lupa akan tujuan utama dari negara ini adalah untuk kita semua. Pada saat kau mementingkan golonganmu dan beku ketika melihat sesama manusia jatuh...atau lebih parah pada saat kau bahkan tidak menganggap manusia itu lagi. Itulah jati dirimu...tergantung kau menyadarinya atau tidak.

Untukmu yang merasa benar dengan keyakinanmu, kebenaran itu masalah perspektif saja *paham dengan perspektif?coba googling dulu* walau...kebenaran itu tetaplah mutlak. Pada saat kau merasa menjadi paling benar, paling suci di atas segalanya.. saat itulah kau salah. Tersirat kesombongan,perasaan lebih baik dari orang lain pada saat melakukan hal itu.

Untukku sendiri sebagai orang yang kalian bilang 'kafir'.
Mungkin tidak semua orang sadar bagaimana dipandang berbeda di negeri ini hanya karena perbedaan ukuran mata dan kitab suci. Percayalah, itu sangat tidak menyenangkan dan traumatis.
Saya tidak masalah, percayalah saya sudah terbiasa dengan hal itu dari kecil..kenyang. Saya sih tidak yakin kalian akan sanggup mengalami hal itu. Toh, saya juga tidak merasa seperti yang kalian tuduhkan.
Saya paham, itu sudah tertulis di kitab yang kalian yakini. Saya terima itu, sangat terima. Tapi apa kalian yakin sudah memaknai isi kitab itu secara utuh dan benar?

Tak ada pembenaran bahwa menyakiti manusia itu adalah perbuatan yang benar. Saya percaya bahwa manusia dilahirkan dengan kehendak bebas, tidak ada satupun manusia yang memiliki kuasa atas manusia lainnya. Saya sama sekali tidak takut, matipun lebih baik, saya hanya berusaha memperjuangkan manusia-manusia lain yang tidak punya kekuatan untuk membela diri mereka.
Iya, bukan perkara suku/agama... ini mengenai manusia.

Agama? itu urusan dengan Tuhan. Simpan itu untuk dirimu sendiri. Itu adalah ajaran... Kalau kau mau membuka hati dan pikiranmu, lihatlah bagaimana agama kami 'diperkosa'. Ada yang membalas, ada yang diam, ada yang menempuh jalur hukum tapi kau tau bagaimana terbatasnya kemampuan kami di negeri ini. Sumpah, saya tidak masalah dengan agamamu...  itu hakmu..murni itu hak mu, tapi saya juga punya hak yang sama...kau tidak bisa membantah itu.
"Salahmu sendiri kenapa kau memilih agama itu!!". Jika itu yang ada di pikiranmu, sudahlah..tidak usah kau lanjutkan membaca tulisan ini...pergilah....anda benar.

Silahkan kau melakukan apapun,atas dasar apapun bahkan agama sekalipun...itu hakmu terlepas dari salah atau benarnya. Tapi ingat saat kau bertindak...tak ada pembenaran bahwa menyakiti manusia itu adalah perbuatan yang benar.

Dariku sendiri untukmu.
Lu pikir lu siapa? lu gk punya kuasa atas gw...atas dasar apa lu mau ngafir-ngafirin gw, mau bunuh gw... Saya juga tidak butuh belas kasihan darimu untuk bernapas di bumi ini.
Tetapi tak apa, jika memang kau diajarkan untuk tetap bersikap seperti itu kepadaku.. Saya memang diajari cinta kasih sesama manusia tetapi saya juga harus mempertahankan hidup saya. Masih bersikeras seperti itu..tak apa..then come to me and I will fight you.

Hukum di negara ini adil...percayalah
*syarat dan ketentuan berlaku: anda bukan cina/kafir/miskin.

Alangkah lucunya bodohnya negeri ini.

*hehmmm sudahlah...tak usah berdebat apalagi secara tertulis di sini karena seribu tulisan pun tak akan cukup untuk menampung isi kepala dan hatiku, sama halnya denganmu...
Tak ada habisnya memahami manusia sama halnya denganku atau denganmu.

Di dunia ini hal yang paling mudah dicari adalah kesalahan orang lain, sebaliknya paling susah untuk mencari apalagi mengakui kebaikan orang lain. Itulah jati dirimu...tergantung kau menyadarinya atau tidak.. Begitu pula denganku.

Kasihan, untuk orang-orang yang tersakiti tetapi rasa kasihanku lebih banyak terutama untuk orang-orang yang tidak bisa mengampuni dan memaafkan. Sadarilah bahwa memaafkan dan mengampuni itu bukanlah hal yang mudah.

Saat ini pasti banyak hal yang berkecamuk di kepalamu tetapi sebelum kau menyemburkannya ke mukaku dan status fb-mu...tolong dengarkan dulu penjelasanku.... "bodoooo amaaattt!" :p

Saranku masih sama,..
"Dan perlu kau ketahui bahwa dunia ini isinya bukan hanya saya atau golonganmu saja. 
Pergilah ke pelosok negeri ini, pergilah ke penjuru dunia ini,
dan kau akan menemukan betapa luasnya dan banyaknya manusia-manusia yang berbeda darimu."


Alangkah Lucunya Negeri Ini


Sudah tau kan gw mau bahas apa?...Nurut nganaaa...

9 May 2017
Ingatlah tanggal itu...

Di negeri seperti ini, apalah artinya menjadi golongan minoritas.
Anda boleh ngancem bunuh orang, ngancem bunuh pemuka agama lain, ngatain Nabi orang lain bidannya siapa waktu lahir,...BEBASSS... asal anda seorang pemuka agama yang banyak pengikut, bersinar dan dielu-elukan.

Atau ada yang memperkosa habis2an kitab agama orang lain.. dipuja-puja di seluruh dunia...

Sampai kapanpun tak ada logikanya menyakiti orang lain itu benar...

Itu pemimpinmu, itu orang yang kau bela, itu orang yang kauikuti???? wow.... maaf ilmu saya tidak akan sanggup untuk memperbaiki anda... Kalau saya jadi anda, maka saya sungguh sangat malu melakukan hal itu.. Hehmm... bahagia sekali saya dengan keyakinanku saat ini..

Langsung masuk surga? dapet bidadari? boleh kawin banyak istri... wow.... warrrbiasyaah...
Kalau soal kawin2an.. gw terus terang kasian sama yang kaum hawa. Satu sisi itu perintah.satu sisi lain.. emang mau?...

Kalau mau...Ya sudah.. sana kawin... cari suami yang begitu...

Menyebarkan kebencian, mengagungkan diri..itu benar?? selamat..
teruslah hidup dalam kebodohan ... sampai masuk syurrrrgaaaa...

......
Pantesan aja doi ngomong gk bakal jadi pejabat, gk bakal jadi mentri, gk bakal jadi apa-apa... doi kayaknya udah tau bakal kayak gini.

Setelah ini bagaimana dengan proses hukum yang 'lain-lain' itu? saya pesimis dengan hal itu. Baik, gw tunggu kelanjutan permainan ini.

Sekarang keinginan gw,.. gw pengen ketemu sama orang-orang itu. Karena tidak bisa diajak bicara karena otak mereka tidak sampe.. ya sudah... bagaimana kalau kita berantem aja???!!!! Kan jago kan kalian... bakar sana bakar sini, teriak sana teriak sini... ayolah....!! :D... serah mau keroyokan juga gpp, paling juga gw mati...malas gw ngeliatin sampah kayak gitu di planet ini... mending liat sampah beneran deh.


sumpah...gw iri banget dengan Ahok. Coba kalau gw yang ada di posisi dia, bisa gw bolak-balik di negara. Kalaupun gw jadi sabar seperti dia... astagaaaaa... gw bangeetttt... alangkah bangganya kalau gw jadi dia.

Tapi gk mau cuma masuk penjaranya yah..maksudnya mengalami perjuangannya...Gk mau kalo cuma masuk penjaranya....gw mau mengalami semua perjuangannya dari awal sampai akhir full termasuk penjaranya.

Bakal gw hancurin kuil terkutuk ini kalau gw jadi dia.

Bakal jadi bagian dari sejarah...eh.. dia udah jadi bagian dari sejarah....
Lu berani!! gk kabur kemana-mana. Gk berlindung di balik agama...

Seenggak-enggaknya gw sekarang sadar bahwa ada orang yang jauh lebih sarap dari gw. Ada orang yang sejalan sama gw...

Iri juga dengan Ahok karena memiliki teman baik seperti Djarot yang selalu mendampinginya tetapi tetap tenang. Seperti itulah seorang sahabat... warrrrbiasyaaahhhhhhhhhh.. kalau ini semoga masuk surga. Surga bukan syurrrgaaaaa....

No offense nih yey.. coba buka dikiiiitttt aja otaknya.
Nurut lu orang-orang kayak gw ngefek dipimpin sama Ahok? Lu pikir orang-orang kayak gw dapet KJP,KJ...taeelah... Lu pikir orang-orang kayak gue daper rusun murah? daging murah? dll? KAGAK GOBLOOKKKKKK... Elu-elu yang gembel itu yang dapet.... TOLOL dipiara... kambing dipiara....
Ditolongin gk sadar, gk tau terimakasih. Ntar protes2 "lu cina..lu kaya" NENEK lu.. Mati aja lu sono!!! Pegimane lu mau maju kalo otak lu kayak gitu....

Kalian tu gk tau balas budi.. sudah dipimpin. Kalian tau kalau keadaan lebih baik tetapi kalian tidak mengakuinya. Kalian tau, menjadi seorang pemimpin itu tidak mudah. Kalian tidak bisa menyenangkan semua orang. Bahkan kalian harus berkorban, bahkan dengan mengorbankan diri sendiri hanya supaya tujuan utama dari team bisa tercapai.... dan itupun untuk kalian.
Saya tau... saya tau Pak Ahok...Pak Djarot.. saya tau yang kalian rasakan....walau tidak ada apa-apanya dibandingkan kalian

Grrrrrr... Ya Tuhan....gw iri bangeettttttttt....!!!! kenapa gw gk bisa dapet peran besar seperti itu...!!!! arrrggggggghhhhh......

...

Bahkan bangsa pilihan Allah pun pernah hancur lebur karena keangkuhannya, karena menganggap bangsanya yang terbaik.

Masih yakin dengan agamamu??
*nanya doang.. kali aja mau pindah agama... :D...

Masih gk paham dengan konsep agama, Ketuhanan itu sendiri?
Bukan agamanya TOLOL!!! ajarannya.... Buka mata lu!!!Otak lu!!! hati lu!!!

......

Gw gk minder yah.. apalagi takut... emmm.. tapi iya deh.. gw takut... gw takut gw hilang kendali dan berantem sama orang.

Gw cuma kasian liat kondisi negara ini, ada golongan penguasa dan rakyat. Penguasanya terbagi 2 dan mereka sangat pintar memanfaatkan kondisi. Itu adalah pengandaian yang bagus... masih ada harapan orang-orang akan tobat.

Yang menjadi masalah... pengandaian terburuknya.... bagaimana jika memang rakyatnya yang bodoh akut???

Tau apa yang lebih bodoh dari orang bodoh? Orang bodoh yang tidak tau kalau dia bodoh.

Ya Tuhan, kuatkanlah saya supaya tidak ikut menjadi radikal dan membenci orang-orang beragama lain.
Ya Tuhan, sadarkanlah saya bahwa itu hanya segelintir orang yang seperti itu, jangan sampai saya membenci semua orang.

Bagaimana permainan selanjutnya? Yang kutebak. Setelah ini banyak orang yang akan menjamin dia dan dia bisa bebas. Demo lagi...bla-bla-bla... Saya harap dia tetap dipenjara dan menjalani 'hukumannya'. Itu lebih baik buat dia dan negara ini. Orang seperti dia pasti juga memikirkan kepentingan orang banyak. Kalau gw jadi dia... gw akan tetap berjuang..walau dari dalam penjara.. Cobalah tulis buku di dalam penjara...nanti setelah bebas... anda akan dipuja walau tetap akan ada yang mencaci.

Hal lain, seperti kejadian dulu..musim 'praperadilan', tersangka pada heboh mengajukan praperadilan biar lolos. Yang kutakutkan setelah ini akan muncul musim 'penangguhan penahanan'...
Siapa bilang orang indo itu bodoh?? orang indo itu pintar...pintar mencari kesempatan dalam kesempitan...

....

Gw udah lupa sama segalanya, mau pemuka agamanya. hakimnya, saksinya.. semuanya.. sudah lupa. 
Mau ketawa, malu,sedih liat negara ini. Tapi inilah kenyataannya, jadi apa sudah...
Ini semua hanya permainan....

Ini bukan lagi masalah agama atau etnis.. ini hanyalah masalah kekuasaan...ada kekuatan gelap di belakang sana.

Alangkah Lucunya  Bodohnya Negeri Ini

Seperti kata temanku beberapa tahun lalu.. "Bubarin aja ni negara!!"

Jangan sekali-sekali menyinggung agama orang lain,
KECUALI anda seorang pemuka agama yang punya banyak pengikut, bercahaya seperti malaikat,
anda boleh mau bunuh pemuka agama lain, anda boleh ngatain babi+bangsat,
anda juga boleh nyariin bidan yang membantu kelahiran Nabi yang dikagumi orang lain.
Hukum di negara ini adil...percayalah
*syarat dan ketentuan berlaku: anda bukan cina atau kafir.
*gk usah debat... berantem aja... percuma debat sama orang  bego.

Gilaa nih orangg... Gw selama ini biasa2 aja sama ni orang. Gk ada yang aneh dengan kelakuan nih orang. Orang-orang aja yang gk bisa nerima 'bedanya' dia...sama kayak gueee *malu*..tapi sekarang... sumpah.. gw pengen banget ketemu sama ni orang, pengen diskusi sama dia, ngobrol sama dia...argghhhhhhhh... mau fotoooo sama dia... DAMN.. baru kali ini seumur-umur gw kagum banget sama orang...sama perjuangannya....siaallllllll... mudah-mudahan suatu saat gw bisa ketemu dia Ya Tuhan.

Gw juga akan menceritakan kepada anak gw suatu saat nanti, tentang manusia yang bernama Ahok,tentang seorang pejuang yang luar biasa..dia bukanlah mitos...dia nyata... dia Ahok

Gue iriiii bangeeettttt !!!

Your Perfect Life

Bukannya tidak bisa bersyukur, tetapi inilah kenyataannya...
masa kecil yang bahagia, di tengah keluarga yang harmonis, kaya. Tumbuh dan berkembang dengan baik di keluarga seperti itu. Mendapatkan pendidikan yang tinggi, setelah itu bekerja di sebuah perusahaan bonafit.. membangun perusahaan sendiri, sukses, mendapatkan pasangan hidup yang cantik, baik, menikah, punya anak yang baik, membesarkan anak-anak dengan kehidupan yang baik dan bahagia, melihat anak-anak tumbuh besar dan menjadi orang yang berguna dan berhasil, bermain dengan cucu-cucu, menikmati sisa hidup di masa tua bersama pasangan dengan bahagia, meninggal dengan tenang.

Itu ada bayangan dari kehidupan yang sempurna, atau paling tidak cukup sebagian kecil dari hal itu saja sudah cukup. Standart sekali.

Kenyataan berkata lain.
tidak berjalan mulus dan seperti yang diharapkan. Yah, ini adalah hal yang biasa. Segala kalimat dari orang-orang bijak pun sudah banyak yang kutelan...inilah kenyataannya... sudah terjadi. Apa yang salah? saya, lingkungan atau sikap saya terhadap lingkungan?
Percayalah, sudha kucoba memperbaiki itu tetapi tetap saja ada hal-hal yang di luar kemampuanku untuk bisa kuubah...

Ntahlah kenapa saya selalu berpikir kalau saya harus berbuat extra keras dibandingkan orang lain untuk mencapai tujuan yang sama. Itu yang terus menerus terjadi. Kadang berpikir ntah dosa apa yang sudah kulakukan di kehidupan masa lalu. Iya, mungkin tidak se-ekstrim itu. Saya benar-benar merasa seakan hidup dalam sebuah ruangan kecil, yang sudah disiapkan untukku tetapi saya tidak bisa keluar apapun yang saya lakukan...semakin keras saya berusaha, semakin terlihat jelas dinding-dinding yang menghalangi itu.

Hidupku bukanlah hidupku
Jika memang seperti ini kondisinya pantas saja saya takut membawa orang lain dalam kehidupanku.... saya tidak mau menarik orang tanpa dosa ikut terjerumus dalam kehidupanku, sementara orang itu berhak untuk mendapatkan yang lebih baik.
Dan untuk kesekian kalinya, ntah sudah yang keberapa... pikiran ini muncul lagi...
Saya mau sekali menghilang jauh...tak perduli dengan yang sudah ada dan sudah terjadi, ingin membuat identitas yang baru, melupakan semuanya... Apa cuma gw doang yang berpikir seperti ini?


Kata orang ini hanya sugesti, ntah kenapa semenjak 6 tahun lalu saya selalu merasa kalau bulan-bulan di pertengahan tahun tidak bersahabat denganku. Banyak kejadian tidak menyenangkan terjadi dan yang parah kupikir selalu terjadi di pertengahan tahun. Padahal saya tidak memikirkannya.. masih berpikir ini sugesti...?

Menangis pun sudah tak bisa, hanya bisa tertawa penuh derita...
Hehmmm,... sial... kenapa isi blog ini banyakan kisah sedihnya...emang ini apa kisah hidupku...siall...
.....

Semua baik...

.....

Let me fix this one by one...
tidur yuk...hayato lelah... :D

Jalan Buntu

Ke situ salah, Ke sana salah.... trus kemana..?
Bingung rasa-rasanya, seperti benar-benar terkunci  di satu posisi dan tidak bisa bergerak kemana-mana. Tidak berdaya menghadapi kondisi yang sudah terjadi.

Mau diskenariokan seperti apapun tetap saja tidak ketemu jalan keluarnya. Ada perasaan menyesal yang meliputi..tetapi setelah dipikir memang itu yang terjadi.. hanya itu kondisi yang bisa dihadapi waktu itu. Mau berbuat seperti apapun, kondisi itu seperti tidak terelakan..jadi..mau menyesal juga..tidak tau bagian mana yang perlu disesali dan apa yang harus dilakukan supaya tidak menyesal dulu. Apa artinya itu, apakah saya yang bodoh atau memang saya sudah menerima segala sesuatu yang terjadi selama ini...

Iri melihat kondisi orang lain, walaupun tau bahwa masih banyak orang lain yang memiliki kondisi jauuh lebih buruk dariku.

Malu ketika tau kondisi diri sendiri dan dibandingkan dengan orang lain.

Sedih karena kondisi ini tidak hanya berimbas pada diri sendiri tetapi juga orang lain.

Bingung karena membayangkan masih banyak hal lain dan kondisi tidak menyenangkan lain yang pasti akan segera kuhadapi....

Kenapa harus menanggung hidup orang lain? Inikah garis hidupmu?

....

dasar kau laki-laki lemah...tidak berguna...!!